Id.effectivemeasure
Blank Blank Blank Blank Blank Blank
Pulsa Tema 10tahun PULSA Facebook Page PULSA Facebook Group PULSA Twitter PULSA RSS PULSA Youtube
Home Arrow News Arrow Pemasok Samsung Dituduh Lakukan Pelanggaran Tenaga Kerja di Cina
Pemasok Samsung Dituduh Lakukan Pelanggaran Tenaga Kerja di Cina

Penulis: Fauzi   
Wednesday, 08 August 2012 11:42

7218aa54b286217b1850de9ed3db788c

Sekelompok aktivis pemerhati soal perburuhan di Cina (China Labor Watch) menuduh Samsung telah melakukan beberapa pelanggaran tenaga kerja, termasuk memperkerjakan seorang pekerja yang masih di bawah umur (14 tahun) di salah satu pabrik penyuplainya di Cina, yakni HEG Electronics (Huizhou) Co., Ltd.

Meskipun pihak Samsung telah mengklaim bahwa pabriknya tersebut sebelumnya telah lulus di semua tingkat pemeriksaan. Namun dengan adanya tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Samsung pun mengeluarkan pernyataan di mana perusahaan tersebut berencana untuk mengadakan inspeksi kembali ke pabriknya yang dianggap melanggar itu.

"Samsung Electronics telah melakukan dua hal terpisah di tempat inspeksi terkait kondisi kerja di HEG tahun ini tetapi tidak ditemukan adanya pelanggaran pada kesempatan itu," kata Samsung seperti dikutip PULSAonline via BGR.

"Mengingat adanya laporan tersebut, kami akan melakukan survei lapangan sedini mungkin utnuk memastikan pemeriksaan kami sebelumnya telah didasarkan pada informasi yang lengkap dan akan mengambil langkah yang tepat untuk memperbaiki masalah yang mungkin timbul. Samsung Electronics adalah sebuah perusahaan yang menerapkan kondisi kerja standar tertinggi dan kami mencoba untuk mempertahankannya di fasilitas kami dan fasilitas dari perusahaan mitra di seluruh dunia," lanjutnya lagi.

Selain mempekerjakan pekerja di bawah umur, kelompok aktivis buruh itu juga menemukan pelanggaran lainnya, seperti manajeman pabrik yang ‘memanfaatkan’ fisik para pekerjanya serta tidak adanya kompensasi bagi mereka yang mengalami cedera saat bekerja.

Karyawan juga diduga telah dipaksa untuk bekerja lembur yang berlebihan, kadang-kadang hingga 11 jam sehari dengan hanya satu istirahat untuk makan, dalam kondisi yang sangat membahayakan. Tak cukup sampai di situ, bagi mereka yang melaporkan cacat produk akan didenda berat, bukan dihargai.

Dalam laporannya, pihak China Labor Watch, menyimpulkan bahwa “kondisi kerja di HEG berada jauh di bawah kondisi pabrik-pabrik pemasok Apple”. (Ozi)

 
Timthumb