PULSA

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) English Japanese Korean Russian
Home News Jailbreaking iPhone Kini Legal, Tapi Garansi Void
Jailbreaking iPhone Kini Legal, Tapi Garansi Void
Wednesday, 28 July 2010 16:52
Aturan baru ini setidaknya mampu memberikan solusi damai antara pengguna, yang biasa mengoprek iPhone dan pihak pemegang hak cipta. Seperti kita tahu, dalam beberapa tahun belakangan Apple ‘ngotot’ bahwa mengoprek iPhone merupakan perbuatan ilegal. Kini, dengan dikeluarkannya keputusan dari DMCA, pengguna diperbolehkan men-tune up, menginstal software dari bermacam sumber selain source resmi hingga memodifikasi sesuai keinginan.

Tapi, meski jailbreak legal, Apple tak akan menjual barang jailbreak-an. Pengguna pun harus menanggung sendiri segala resiko akibat proses jailbreak. Namun, meski iPhone mayoritas dijual dipasar dalam versi lock, mengingat dibundling dengan operator pihak Apple pun ternyata menjual iPhone dalam versi unlocked. Memang sih area pasarnya terbatas untuk penjualan iPhone model ini, seperti Kanada dan Hongkong.

Jadi, kini pemilik iPhone bebas men-jailbreak iPhone miliknya, mengingat sudah legal. Termasuk pula untuk menginstal aplikasi-aplikasi dari pihak ketiga semisal Cydia. Tapi, resiko tetap ditanggung pemilik iPhone sendiri, mengingat ada aturan garansi bakal hilang saat kali pertama melakukannya.
Ayo gabung dengan puluhan ribu komunitas PULSA di PULCOM Group dan PULCOM Page. Temukan solusi segala permasalahan seputar ponsel dari teman-teman member PULSA.

blog comments powered by Disqus