Indonesia Jadi Incaran Perusahaan Internet Cina

  • Tuesday, 05 March 2013 21:21
  • Published in News
  • Read 3879 times

ilustrasiilustrasi

Indonesia tercatat sebagai pasar potensial bagi bisnis digital media di kawasan Asia, dengan 70% populasi Indonesia anak muda di bawah 40 tahun dan mudah beradaptasi dengan teknologi. Bahkan perusahaan internet asal Cina menargetkan pasar Indonesia berkontribusi terbesar kedua di kawasan Asia.  Hal ini diungkapkan oleh Martin Lau (President Tencent Holdings Limited of  China) yang menyatakan bahwa Indonesia memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil dan penggunaan mobile device yang sangat pesat.

Berdasarkan data dari beberapa lembaga riset, pada 2012 pelanggan seluler di Indonesia mencapai 256 juta. Pada tahun ini, pengguna smartphone di Indonesia mencapai 160 juta, pengguna ponsel fitur (feature phone) 125 juta, dan pengguna komputer tablet atau modem dongle 29 juta.

Hal ini diperkuat oleh Hary Tanoesoedibjo (Chief Executive Officer MNC) yang diketahui memasarkan aplikasi WeChat secara gratis terlebih dahulu. Di sebutkan, bilamana jumlah penggunanya sudah besar, perusahaan akan menambah layanan game, mobile advertising, dan e-commerce pada 70% dari populasi pengguna mobile di Indonesia.

Tampaknya, tak sebatas perusahaan asal Cina yang coba menggarap pasar Indonesia. Hal ini diketahui ada aplikasi chatting lain yang sudah masuk ke Indonesia, yakni Line dari Korea Selatan. NHN Corporation, perusahaan internet Korea Selatan, menargetkan 10 juta pengguna Line di Indonesia pada tahun ini. Per 18 Januari 2013, total pengguna aplikasi Line telah mencapai 100 juta pengguna di seluruh dunia, sejak diperkenalkan pada 2011. Saat ini pengguna Line di Indonesia tumbuh 300% dari periode Oktober-Desember 2012.  (Nariswari)
 

Rate this item
(0 votes)
  • Last modified on Thursday, 21 November 2013 01:13
  • font size
  • DISQUS_COMMENTS_COUNT:DISQUS_COMMENTS
Comments