Review iPhone 4

  • Monday, 31 January 2011 10:15
  • Published in Review
  • Read 49920 times
Prev
Next »

Jika Anda berniat merasakan upgrade-an ponsel Apple yang sebenarnya, maka iPhone 4 lah jawabannya. Menilik produk lawas, semisal dari 3G ke 3Gs, maka hanya ada beberapa hal saja yang ditingkatkan, semisal dari dukungan 3G ke HSDPA. Kini Anda bisa merasakan banyak hal baru di iPhone 4.

Tak ada Gading yang tak Retak, mungkin menjadi peribahasa paling klop untuk menggambarkan iPhone anyar ini. Meski terlihat sempurna, terasa jauh lebih baik dari produk sebelumnya dan memiliki beragam fitur anyar yang menjanjikan, ponsel ini masih memiliki sejumlah kekurangan.

Sebagian orang mungkin akan memaklumi kekurangan tesebut, namun bagi yang lain bisa jadi hal-hal kecil itu menjadi alasan untuk tidak membelinya. Melalui review singkat ini, kita bisa sama-sama mengetahuinya.

Disain
Ada perubahan yang cukup berani dilakukan Apple terhadap iPhone 4 ini. Ketika kita baru membuka dus karton nya yang seperti biasa dibuat kecil dan memanjang, kita akan merasakan bentuk candybar iPhone kali ini lebih vulgar. Eits jangan berpikir negatif dulu ya!

Iphone 4 Backok

Ucapkan selamat tinggal pada casing iPhone dengan pinggiran membulat, plus bagian belakang yang membentuk lengkungan. Kini Apple mendisain iPhone 4 dengan bagian tepi yang lebih tegas dan berhias material alumunium.

Bagian punggung-nya pun tak lagi melengkung (atau mencembung), melainkan dibuat rata, sama seperti bagian depan (layar). Di mana baik bagian depan maupun belakang, sama-sama dilapisi plastik kaca tebal. Kalau kita ingat-ingat lagi, iPhone terdahulu hanya meletakkan lapisan plastik kaca ini dibagian layar saja.

Sekilas hal tersebut akan tampak apik. Setidaknya mampu menciptakan efek futuristik, sekaligus kokoh. Namun disamping itu ada masalah yang siap mengintai. Semisal kerusakan pada casing. Pasalnya, bagian kaca pelindung bagian depan dan belakang cenderung menonjol dan berada di permukaan yang paling luar. Bagian alumunium yang mengelilinginya tidak mampu melindungi bagian ini. Terutama di bagian tepinya yang rentan.

Hal ini terbukti dengan banyaknya pengaduan pemilik iPhone 4 di seluruh dunia yang mengalami pecah kaca pelindung, terutama di bagian belakang, hanya akibat jatuh dari tempat yang tidak terlalu tinggi.

Solusinya adalah dengan menggunakan bumper, alias karet pelindung casing atau biasa disebut kondom ponsel. Apple bahkan menawarkan bumper original gratis bagi para pemilik iPhone 4 yang mendaftarkan ponselnya, sebagai salah satu bentuk tanggung jawab. Atau apabila Anda tidak berniat menggunakan bumper, pastikan iPhone 4 Anda tidak dibanting dengan alasan apapun.

Hal lain yang mengalami perubahan di sisi disain adalah peletakkan antena. Di iPhone terdahulu, antena diletakkan di bagian belakang bawah ponsel, sementara kini diletakkan di bagian sisi kiri. Banyak yang menduga hal ini lah yang menjadi penyebab masalah pada saat melakukan telepon. Di mana tiba-tiba kualitas penerimaan sinyal akan nge-drop atau tidak stabil.

Saat PULSA mencobanya dengan salah satu produk operator, hampir tidak ditemukan masalah pada penerimaan sinyal. Hampir setiap pembicaraan berlangsung lancar. Sementara pihak Apple sendiri menganggap hal ini adalah masalah kosmetik. Alias masalah yang tidak terlalu besar. Bagaimana untuk Anda?

Satu hal lagi di sisi disain adalah banyaknya perubahan letak tombol dan slot penting. Tombol volume misalnya, kini diletakkan di sebelah yang berlawanan. Begitu juga dengan slot micro sim, dari bagian atas ke sebelah kanan ponsel.

Oh iya, ngomong-ngomong Micro SIM, iPhone 4 ini mengikuti jejak iPad 3G. Yakni menggunakan kartu SIM berukuran mini. Beberapa operator dikabarkan sudah menyediakan kartu SIM ukuran micro ini, namun jika Anda memaksakan diri untuk menggunakan kartu lama, Anda bisa memotongnya secara manual dengan alat yang sudah tersedia di pasar. Masalahnya, Anda tidak bisa menggunakannya kembali di ponsel biasa.

Prev
Next »
Rate this item
(13 votes)
  • Last modified on Saturday, 23 November 2013 22:21
  • font size
  • DISQUS_COMMENTS_COUNT:DISQUS_COMMENTS
Comments