pulsa-logo

Video Bakal Kuasai Trafik Mobile Data


PULSA

Selasa, 06 Januari 2015 • 14:41

Video, Ericsson, teknologi, mobile, smartphone


gambar: globalvideocontentgambar: globalvideocontent

Video bakal terus mendominasi network seluler. Dalam jaringan 4G yang telah digelar di seluruh dunia, video sudah menguasai 45-55 persen dari konsumsi trafik mobile. Hal ini turut dipicu oleh meningkatnya penggunaan video streaming dan bekembangnya pengalaman masyarakat dalam menikmati mobile video.

Seperti dirilis Ericsson Mobility Report, Meningkatnya pertumbuhan konten video juga dibarengi oleh aplikasi-aplikasi online lainnya seperti iklan mobile dan konten berita, serta konten-konten di platform social media. Di saat yang bersamaan, pertumbuhan video streaming juga dipicu oleh meningkatnya akses kekonten dan layanan over-the-top (OTT), seperti yang disediakan YouTube dan penyedia OTT video lainnya.

Perangkat yang digunakan untuk menikmati video juga semakin berkembang. Banyak perangkat yang menyediakan layar lebih lebar, dengan kualitas gambar yang semakin tinggi untuk menikmati video. Hal ini turut mendorong konsumsi konten video di banyak perangkat, baik ketika berada di rumah maupun dalam perjalanan.

Kedepannya, Ericsson memperkirakan trafik mobile video akan meningkat sepuluh kali lipat di tahun 2020, atau menguasai 55 persen dari seluruh trafik mobile data di 2020.

90 Persen Tercover Network

Ericsson juga menyebutkan bahwa dalam enam tahun kedepan hingga tahun 2020, sebanyak 90 persen populasi dunia diperkirakan sudah tercover jaringan seluler. Sementara pelanggan yang menggunakan smartphone diperkirakan mencapai 6,1 miliar pengguna.

Faktor yang mendorong pertumbuhan ini adalah semakin murahnya harga handset, serta meningkatnya daya-guna dan cakupan network, sehingga menjadikan teknologi mobile mampu menjangkau segala segmen usia dan lokasi penduduk di seluruh dunia.


Selain itu, pertumbuhan penjualan ponsel juga terus meningkat, 65-70 persen dari total ponsel yang terjual di triwulan ketiga2014 adalah smartphone, yang naik dari 55% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Hingga akhir 2014 diperkirakan ada tambahan 800 juta pengguna baru smartphone.