pulsa-logo

Ponsel Bongkar Pasang Kian Mendekati Kenyataan


Arief Burhanuddin

Rabu, 25 Februari 2015 • 15:32

ara, google, OpenMObile, Claro, tabloid Spiral 3, Spiral 2, Teknologi, tabloid pulsa


Modul Ara 2

Untuk meluncurkan program percontohan di Pueto Rico, tentu saja Google harus menghadirkan ponsel yang dapat berfungsi penuh. Emerenko menyiratkan bahwa ponsel bongkar pasangnya dapat membuat panggilan dalam jaringan 3G, mampu melakukan bongkar pasang dalam keadaan mesin menyala (hotswap). Untuk itu, mereka sudah menyiapkan Spiral 2,-nama untuk ponsle bongkar pasangnya,- dan diharapkan pada kuartal kedua tahun ini, mereka sudah bisa membuat penerusnya: Spiral 3.

Di Spiral 3, Google berencana untuk menambahkan beragam fitur seperti kemampuan untuk berjalandi jarinan 4G LTE, daya baterai yang lebih lama, kamera yang lebih baik, hingga menyediakan 20 hingga 30 jenis modul hardware yang berbeda. Tampaknya Google memang menyiapkan ponsel bongkar pasang ini agar bisa sefleksibel mungkin.

Situs Tom's Hardware menyebutkan bahwa ponsel Project Ara bakal menggunakan Teknologi baterai revolusioner yang disebut SolidEnergy pada tahun 2016.

Saat ini teknologi baterai lithium-ion masih menggunakan anoda grafit. SolidEnergy mencoba untuk memecahkan masalah penyimpanan energi dengan menggunakan anoda logam ultra-tipis yang dapat meningkatkan kepadatan energi dari baterai hingga 1,200Whr per liter. Anoda grafit yang digunakan bagi kebanyakan baterai ponsel saat ini hanya bisa menampung kurang dari 600Whr per liter.

Untuk dapat mengelola dan mensinergikan modul, Google akan menyertakan sebuah aplikasi yang disebut Ara Manager. Ara Manager memungkinkan pengguna untuk mengatur modul. Misalnya, jika Anda bereksperimen untuk menyertakan 2 buah kamera dalam satu ponsel, maka Ara Manager akan membantu Anda menentukan apa yang harus dilakukan oleh kedua kamera tersebut. Ara Manager juga akan membantu memecahkan berbagai masalah dan konflik modul.