pulsa-logo

'Senjata Rahasia' Microsoft


PULSA

Jum'at, 24 April 2015 • 13:19


sumber gambar: iamwiresumber gambar: iamwire

Microsoft bukan pemain baru di platform mobile, sayangnya sejak raksasa software itu mengenalkan Windows CE di 1996 dan meluncurkan Pocket PC di 2000, belum pernah sekalipun menjadi penguasa pasar. Kondisi ini bertolak belakang dengan pengalamannya di PC yang hingga saat ini menjadi pemain terbesar.

Bagi Microsoft sendiri, meski menjadi penguasa di industri PC dengan menguasai 90% pangsa pasar, namun PC telah menjadi minoritas di dunia komputasi dengan munculnya ponsel, dan terutama Android.

Jadi, angka tersebut tidak bisa diandalkan lagi. Jika dibandingkan dengan seluruh perangkat di dunia (PC Tablet, ponsel dll), Windows kini hanya menempatkan 14% perangkat di dunia. Pengakuan itu datang dari COO Microsoft Kevin Turner di Worldwide Partner Conference (WPC) di Washington, DC September 2014. Turner mengatakan bahwa Microsoft dan mitra-mitranya perlu mengadopsi "pola pikir penantang", karena dunia berubah dan Windows bukanlah platform dominan lagi.

Persaingan di industri mobile memang berbeda dengan PC, lebih dinamis dan banyak faktor yang mempengaruhi. Ini karena perangkat mobile bukan sekedar alat pendukung untuk berkomunikasi tapi ada unsur hiburan, gaya hidup dan fashion.

Sejarah mencatat, pemain besar seperti Nokia saja bisa keok. Padahal brand asal Finlandia itu pernah duduk manis di singgasana penguasa ponsel untuk jangka waktu yang lama. Di Indonesia Blackberry juga sempat berjaya. Tapi sekarang semua itu tinggal kenangan.

Pada 2013, Nokia akhirnya menyudahi petualangannya sebagai produsen ponsel dan menjual pisi perangkat dan layanannya kepada Microsoft.