pulsa-logo

5 Mitos Salah Kaprah Soal Charging Baterai


Arief Burhanuddin

Rabu, 29 April 2015 • 14:48


gambar: charging iphone, terekamgambar: charging iphone, terekam

Siapa yang hari ini tidak memiliki ponsel? rasanya hanya beberapa gelintir saja yang belum pernah menggunakannya. Sebagian dari kita juga juga cukup aktif dengan fitur-fitur smartphone seperti akses ke akun sosial, main game, membaca berita, membuka e-mail, kapan saja dan dimana sajaAnda membutuhkannya.

Namun masalahnya, karena Kita menggunakan smartphone setiap saat, maka baterainyapun akan habis cepat. Sebagai solusi, Anda bisa mengisi dayanya dengan powerbank, mencolokkannnya ke charger mobil, atau mencharge seperti biasa melalui colokan listrik di rumah atau kantor. Semua metode pengisian ini, secara “turun-temurun” telah menimbulkan berbagai mitos soal bateria. PULSA yakin, beberapa dari pembaca tentu akrab dengan mitos-mitos tersebut, meski tak semuanya benar.

Jadimitos-mitos apa saja yang harus Anda percaya dan juga mitos soal baterai apa yang harus Anda tinggalkan? Yuk cari tahu di bawah ini!

1. Jangan Mencharge Baterai Semalaman

Kita semua mungkin pernah mendengar bahwa mencharge baterai smartphone semalamam bisa berakibat hal buruk. Mungkin ada benarnya jika ungkapan tersebut muncul 5 atau 10 tahun lalu. Shane Broesky,co-founder Farbe Technik, perusahaan yang membuat asosoris charger mengatakantidak apa-apa meninggalkan ponsel dalam keadaan terhubung charger di colokan listrik.

Teknologi baterai smartphone telah berada di titik maju dimana ia tahu persis kapan harus berhenti menyimpan daya. Dengan kata lain, tidak ada resiko "pengisian yang berlebihan" pada telepon Anda yang dapat menyebabkan kerusakan pada baterai, karena ada sistem pengamanan yang mencegah hal itu terjadi.

gambar: charging iphone, terekamgambar: charging iphone, terekam


"Sebaliknya, yang perlu Anda khawatirkan adalah soal overheating," Lanjut Broesky. Jadi, jika Anda akan tidur dan meninggalkan ponsel Anda dalam posisis dicharge, pastikan menempatkannya di daerah yang relatif dingin.