pulsa-logo

Eksistensi Feature Phone: Siapa Berani Rambah?


PULSA

Jum'at, 12 Juni 2015 • 15:57

smartphone, global, tablet, tabloid Twitter, Facebook, 4G LTE, ponsel pintar, tabloid pulsa


gambar: SONY.eugambar: SONY.eu

Kantor berita BBC pernah merilis sebuah penelitian yang dilakukan sebuah lembaga survei di AS. Dalam survey itu terungkap bahwa orang Indonesia adalah pengguna ponsel pintar nomor satu di dunia. Tak tanggung-tanggung dengan waktu pemakaian rata-rata 181 menit per hari.

Survei yang dilakukan oleh Milward-Brown itu juga mengungkapkan tingginya penggunaan ponsel pintar di Indonesia mengalahkan Cina yang berada di posisi ketiga, diikuti oleh Brasil dan Vietnam yang berada di urutan keempat dan kelima. Sementara posisi kedua ditempati Filipina dengan 174 menit per hari.

Data lainnya menyebutkan bahwa selama tahun lalu, penjualan smartphone di Indonesia tumbuh 12 persen dan penjualan tablet tumbuh 18 persen dibanding tahun sebelumnya. Untuk kawasan Asia Tenggara, penjualan ponsel pintar di Indonesia menjadi yang terbesar dengan porsi mencapai 30 persen.

Sejak akhir tahun 2013, pengguna ponsel di Indonesia telah melampaui jumlah penduduknya. Dari data US Cencus Bureau, waktu itu jumlah pengguna ponsel di Indonesia sudah mencapai sekitar 280 juta, padahal Indonesia memiliki sekitar 250 juta penduduk.

Sayangnya, tingginya tingkat penggunaan ponsel pintar ini tidak merata terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Di wilayah Sumatera misalnya, menurut data operator seluler penggunaan ponsel pintar di kalangan masyarakatnya hanya mencapai 23 persen.

Sementara di wilayah Papua, Maluku, Sulawesi, Kalimantan tingkat penetrasi ponsel pintar juga hanya mencapai 26 persen. Di wilayah Jawa Tengah tingkat penetrasinya mencapai 40 persen. Penetrasi ponsel pintar tertinggi terjadi di Jabodetabek dan Jawa Barat yang mencapai 50 persen.

Rendahnya tingkat pentrasi ponsel pintar ini tentu saja menjadi peluang sekaligus tantangan bagi operator seluler di Indonesia. Tingginya penetrasi ponsel pintar akan mampu meningkatkan pendapatan data operator seluler.