pulsa-logo

Mengenal GPU dan SoC


Aldrin Symu

Minggu, 09 Agustus 2015 • 13:03

PowerVR, Adreno, Mali, Nvidia Tegra, smartphone gaming, tablet gaming, tabloid pulsa


GPU merupakan singkatan dari Graphics Processing Unit.  GPU merupakan chip tambahan dari CPU yang berfungsi untuk mengolah grafis.

GPU pertama kali di pelopori oleh NVIDIA pada tahun 1999 melalui peluncuran GPU pertama di dunia yakni GPU GeForce 256. GPU memiliki fungsi berbeda dengan CPU, jika CPU hanya memiliki beberapa core tapi GPU memiliki ribuan core. Maka dari itu GPU ini sangat penting untuk kinerja sebuah smartphone. Pada dasarnya, GPU pada smartphone mirip seperti VGA pada komputer.

Namun seiring dengan semakin berkembangnya teknologi hardware, kini muncul juga yang dinamakan SoC. SoC (System on Chip) adalah sebuah paket chip yang berisi hardware yang dibutuhkan untuk menjalankan sebuah perintah lengkap di smartphone atau gadget.

SoC dapat disebut sebuah chip yang isinya adalah processor, GPU dan memory controller, itulah SoC.  Fungsinya, supaya ketiga komponen ini tidak lagi terpisah-pisah dan praktis untuk digunakan. Di dunia PC gaming, VGA dan processor utama biasanya dipisah namun bagi dunia mobile gaming, SoC adalah solusi yang lebih praktis dan juga murah.

Beberapa Vendor GPU dan SoC

1. PowerVR

GPU Seri PowerVR merupakan buatan video logic yang pernah digunakan untuk sejumlah VGA pada PC, PowerVR sendiri tidak di produksi dalam bentuk jadi oleh power logic namun mereka hanya membuat draft arsitekturnya yg dijual lisensinya ke berbagai produsen prosesor terkemuka seperti NEC, Intel, Freescale, Texas Instruments dan lain-lain.


PowerVR memulai bisnis mereka sebagai salah satu kompetitor ATI dan AMD pada zaman dulu. Namun seiring waktu dimana ATI dan AMD berkembang dan pada akhirnya bersatu, PowerVR mulai kehilangan pamor dan daya saing. Akhirnya PowerVR memutuskan untuk menggeluti bidang ‘mobile processing’. Sampai saat ini Anda dapat melihat produk PowerVR di berbagai produk Apple. Salah satu produk dari PowerVR dapat kita temukan di iPhone 5S yakni PowerVR G6430.

 

Tingkatan produk PowerVR dari terendah hingga tercepat adalah PowerVR SGX535 (iPhone 3GS), PowerVR SGX543MP2 (iPhone 4S), PowerVR SGX543MP3 (iPhone 5/5C), PowerVR G6430 (iPhone 5S).

 2. Tegra

Tegra merupakan salah satu SoC paling terkenal serta tercepat didunia. Tegra pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008 untuk media player Zune HD. Kemudian pada tahun 2010 Tegra 2 diumumkan serta cukup banyak digunakan pada tablet diantaranya Galaxy Tab 10.1 serta Acer Tab A200.

Lalu pada tahun 2011 Tegra 3 diumumkan. Tegra 3 mengalami peningkatan sangat tajam, namun sayangnya GPU Tegra 3 ini masih belum banyak digunakan smartphone. Hal ini terjadi mungkin karena pada masa itu belum banyak game Android. Akibatnya para produsen smartphone menganggap bahwa Tegra 3 memiliki kecepatan terlalu cepat melebihi dari yang dibutuhkan.

Hal itu terjadi juga pada Tegra 4. Konon pengguna Tegra 4 bahkan lebih sedikit dibandingkan Tegra 3. Untuk pasar Indonesia, ponsel Wiko Highway 4G hadir dengan Nvidia Tegra 4i. Dan terakhir Nvidia mengumumkan Tegra K1. Tegra K1 bahkan disebut sebagai SoC tercepat di dunia. Namun sampai saat ini masih belum ditemui  smartphone yang menggunakan GPU jenis Tegra K1.

 3. Adreno

GPU seri Adreno merupakan pabrikan ATI yang dulu disebut seri ATI imageon. ATI merupakan anak perusahaan AMD. Pada tahun 2008 AMD Imageon dijual ke Qualcomm. Setelah Qualcomm membeli AMD kemudian mengubah namanya menjadi Adreno juga merupakan anagram dari Radeon (produk GPU dari ATI). Adreno sendiri juga memiliki beberapa tingkatan.

Produk Adreno dari terendah hingga tercepat Adreno 200, Adreno 203, Adreno 205, Adreno 220, Adreno 225, Adreno 230, Adreno 302, Adreno 305, Adreno 320, Adreno 330, Adreno 420.

4. Mali

GPU seri Mali merupakan arsitektur buatan ARM. Kini banyak smartphone yang menggunakan seri ini. Seri-seri GPU Mali banyak dipakai mulai dari HDTV, game console (PS3), hingga smartphone. Pada tahun 2005, ARM digunakan pada 95% dari seluruh smartphone didunia.

Mali adalah salah satu produk GPU yang dilahirkan dari perusahaan ARM. Mungkin anda masih sedikt asing dengan nama Mali, karena memang masih jarang perangkat smartphone yang menggunakan GPU Mali tersebut.

Versi GPU Mali yang tercepat adalah Mali T-720, namun hingga saat ini belum ada perangkat yang berjalan dengan menggunakan GPU tersebut. Tingkatan produk Mali dari terendah hingga tercepat Mali 400MP, Mali 450MP, Mali T628MP6 dan Mali T760.

Manakah Yang Lebih Baik?

Banyak yang mempertanyakan, manakah GPU yang lebih baik ? Ini sulit untuk dijawab secara tegas. Karena jawabannya dipengaruhi oleh banyak faktor seperti processor, RAM, arsitektur smartphone dan lain-lain. Artinya performa GPU dipengaruhi oleh komponen lain dan tidak bisa berdiri sendiri.

Namun dengan menggunakan aplikasi benchmark seperti 3DMark, kualitas sebuah GPU dapat diukur secara relatif. Semakin besar nilai frame per second (frame per detik) maka semakin bagus sebuah GPU. Berikut contoh tabel hasil benchmark menggunakan 3Dmark.

Tips Memilih Smartphone Gaming

Bila Anda bermaksud membeli smartphone untuk gaming, maka disarankan untuk menyesuaikan game yang Anda ingin mainkan. Jika Anda menyukai game 3D namun hanya sebatas game 3D biasa, maka Anda tidak membutuhkan smartphone dengan harga Rp. 5 juta ke atas. Mungkin smartphone Rp. 3 juta dengan spesifikasi prosesor Quad-core, RAM 1 GB dan GPU PowerVR SGX544MP sudah cukup.

Bila Anda memainkan game biasa seperti Clash of Clan, Hay Day dan yang sejenisnya, maka smartphone berbanderol Rp. 2 juta juga sudah cukup. Tapi Jika Anda mencinta game berat yang mengutamakan kualitas visual teratas maka smartphone harga Rp. 5 juta sepertinya sudah mampu menyuguhkan kualitas terbaik. Tentu saja bila Anda memiliki uang lebih, smartphone berbanderol di atas Rp. 7 juta akan memberikan pengalaman lebih dibanding smartphone seharga Rp. 5 juta.

Dari berbagai sumber

Aldrin Symu