Atrk
ads skin gagal

Para Pencari Kerja Kini Beralih Ke Smartphone

Image Credit: Google Image Credit: Google

Perangkat mobile kini digunkana oleh para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan idaman; kapan saja dan di mana saja.

Perusahaan yang tidak memiliki mobile yang kompatibel dengan smartphone kini sangat mungkin akan kehilangan kesempatan untuk merekrut karyawan-karyawan bertalenta, demikian diperingatkan oleh rekrutmen Hays.

Survei yang dilakukan terhadapy 550 pemburu pekerjaan di Selandia baru menunjukkan bahwa 36 persen orang menggunakan perangkat mobile dan desktop untuk mencari pekerjaan baru. 2 Persen diantaranya hanya menggunakan smartphone untuk mencari pekerjaan, sama sekali tidak menggunakan pc atau desktop. Dan angka ini kian hari kian naik.

"Para pencari kerja sebagian besar masih mengirimkan lamaran pekerjaan mereka melalui komputer desktop karena ukuran layar dan keyboard yang lebih besar dan lebih nyaman dari perangkat mobile," kata Jason Walker, direktur dari firma Hays di Selandia Baru.

"Namun kini, pencari kerja sekarang lebih suka menggunakan smartphone untuk kegiatan mencari pekerjaan karena mereka dapat melakukannya kapan saja, di mana saja."

Menurut laporan penelitian dari Indeed.com, tren global menunjukkan bahwa 82 persen dari pemburu pekerjaan menggunakan perangkat mobile sebagai bagian dari usaha mereka mencari pekerjaan. mayoritas dari mereka melakukannya pada saat berada di kendaraan umum saat berangkat dan pulang dari tempat kerja. Saat tidak sedang bergerak, mereka cenderung menggunakan komputer desktop.

Firma Hays juga mengklaim bahwa perusahaan yang memiliki fasilitas mobile dalam aplikasi lowongan pekerjaannya kemungkinan akan menerima dua kali lebih banyak pelamar untuk setiap pekerjaan yang diiklankan (ibandingkan dengan perusaahaan yang tidak memiliki fasilitas layanan lamaran secara mobile.

Walker selanjutnya mengatakan bahwa ketika orang mencari pekerjaan yang menarik di smartphone mereka, mereka sering menunggu sampai mereka berada di depan desktop atau laptop untuk kemudian mengajukan lamaran karena kebanyakan orang tidak memiliki salinan CV di mobile.

Oleh karena itu, Walker menyarankan agar para pemburu pekerjaan menyimpan salinan CV mereka pada layanan cloud sehingga dapat diakses setiap saat dan melalui perangkat apa saja.

"Ketika calon pelamar memperbarui resumenya pada desktop mereka, mereka tidak boleh lupa juga untuk meng-updatenya di layanan cloud atau situs kerja online yang mereka gunakan," katanya. Pelamar akan lebih mudah mudah untuk mengakses sejumlah versi yang berbeda dari resumenya dan bisa lebih mudah melamar pekerjaan dari aplikasi atau situs mobile.

Dengan meningkatnya permintaan pelamar pekerjaan akan layanan mobile, Walker memprediksi bahwa perusahaan yang tidak memiliki fasilitas untuk menerima aplikasi lamaran secara mobil bakal rugi ketika bersaing untuk mendapatkan pelamar berbakat.

"Penelitian kami menunjukkan bahwa sebagian besar pencari kerja belum memang belum bergeser untuk mencari pekerjaan melalui ponsel. Namun, jika dirasa aplikasi lamaran kerja di ponsel makin mudah, kemungkinan budaya melamar pekerjaan melalui smartphone akan menjadi hal yang lumrah di masa depan. "

Data dari survei global perusahaan perekrutan yangd ilaukan oleh situs jejaring profesional LinkedIn mengungkapkan bahwa hanya 13 persen dari perusahaan yang disurvei percaya bahwa mereka telah cukup berinvestasi dalam melakukan perekrutan secara mobile, hanya 20 persen memiliki website responsif yang dapat diakses secara nyaman di ponsel, dan hanya 18 persen yang telah mengoptimalkan fasilitas lamaran pekerjaannya melalui perangkat mobile.

Sementara itu, di seluruh dunia, jumlah perangkat mobile sekarang melebihi jumlah penduduk bumi itu sendiri. Menurut GSMA Intelligence, pada bulan Oktober 2014 terdapat 7,22 miliar perangkat mobile yang aktif digunakan. Yang menarik, dari 7,2 miliar orang di bumi, hanya kurang dari setengahnyayang memiliki ponsel.
Ximo Soler, Chief Marketing Officer Asia Pacific di perusahaan perekrutan Randstad, mengatakan tahun lalu 17 persen dari pelamar kerja mengakses situs emreka melalui perangkat mobile, saat ini jumlahnya meningkat hingga 30 persen.

"pengajuan aplikasi lamaran melalui perangkat mobile cenderung terjadi selama waktu komuter (orang berangkat atau pulang kerja), hal ini sangat menarik," katanya.

"Kebanyakan orang membuka situs Randstand menggunakan perangkat mobile pada pukul 06:00 hingga 09:00, ada sedikit orang yang mengaksesnya selama waktu makan siang, dan jumlahnya kemudian naik lagi antara 5.30 hingga 07.00 sore."

@ariefburhan/dari berbagai sumber

Rate this item
(0 votes)