pulsa-logo

Windows Phone Sudah Tamat?


dian iskandar

Senin, 28 Maret 2016 • 11:25

windows, phone, sudah, tamat


3. Windows 10 Mobile = Windows 10

Jangan dulu berpikiran bahwa Windows 10 Mobile bakal 'mati'. Faktanya OS ini memang sedang terseok-seok. Dan jangan salah, justru OS ini yang bakal bisa diandalkan ketika berghubungan dengan fungsi-fungsi yang ada di PC yang sebagian besar menggunakan sistem operasi buatan Microsoft.

 

satu lagi, pengembangan Windows 10 baik Mobile maupun Desktop dijalankan oleh tim yang sama Dengan kata lain, Microsoft tidak butuh sumber daya yang berlebihan untuk menjaga Windows 10 Mobile tetap hidup.

Lalu apa yang bisa diatwarkan oleh Microsoft kepada mitra OEM? Salah-satunya, keunggulan sebuah OS yang dapat meniru banyak fitur desktop.

4. Menggandeng banyak mitra

Microsoft mau tak mau harus menggandeng banyak OEM. Sejauh ini, ada beberapa perusahaan baru yang siap bergabung dengan Windows 10 Mobile, termasuk:  VAIO Phone Biz, Nuans NEO, Coship Moly X1 dan Alcatel OneTouch Fierce XL. Bahkan ada rumor terbaru HP juga akan ikut bergabung.

Namun demikian, masih ada beberapa elemen yang hilang dari strategi ini bahwa tidak adanya brand besar selevel Samsung. Tentu saja ini bukan berarti smartphone Windows 10 Mobile bakal tidak punya daya saing yang kuat. Alcatel contohnya, baru-baru ini menegalkan teaset Idol 4 Pro, perangkat berbasis Windows 10 Mobile dengan chipset Snapdragon 820. Chipset yang sama digunakan pada smartphone high end berbasis Android.


Nah, yang menjadi pertanyaan besar adalah bisakah Windows 10 Mobile tidak hanya bertahan, tapi berkembang?

Di 2016 ini, Microsoft berfokus pada produktivitas dan hiburan terkait hardware atau bahkan platform OS. Perusahaan berloogo jendela ini bisa saja mendapatkan kembali jalannya dan membalikkan tahun yang sulit.

Microsoft memang kehilangan pasar konsumen yang luas. Meskipun begitu, Windows 10 dan Windows 10 Mobile bakal memainkan peran penting dalam masa depan smartphone, setidaknya itu sebagai satu harapan. (*)