pulsa-logo

Bisakah Nokia Lebih Greget Tahun Ini?


dian iskandar

Rabu, 17 Januari 2018 • 14:42

nokia


Nokia 5 (PULSA)Nokia 5 (PULSA)

Tahun lalu begitu banyak cerita menarik seputar persaingan di industri perangkat mobile khususnya  smartphone. Salah-satunya adalah ditandai dengan comeback-nya Nokia ke bisnis yang pernah membesarkan merek asal Finlandia itu.

Tak dipungkiri, kami cukup menyimpan rasa penasaran dengan kiprah Nokia setelah sebelumnya dipinang sementara waktu oleh Microsoft. Juga, Nokia yang kembali dengan strategi baru termasuk tak lagi ‘malu-malu’ beralih ke ekosistem yang lebih besar dengan sistem operasi Android. Seperti yang Anda ketahui, Nokia sebelumnya lebih memilih ikut dalam rombongan perangkat yang menggunakan platform mobile besutan Microsoft.

Maret 2017, akhirnya Nokia betul-betul muncul ke permukaan dan dengan beberapa perangkat smartphone Android. Mobile World Congress (MWC) 2017 menjadi momen bagi Nokia untuk membuktikan diri dengan meluncurkan Nokia 3, 5 dan 6. Khusus Nokia 6, produk tersebut sudah dijual lebih awal yakni pada Januari tahun lalu di Cina. Dan untuk menarik perhatian para fans, Nokia membangkitkan lagi ponsel fitur 3310 yang fenomenal dengan kemasan baru serta fitur yang lebih kekinian.

Jadi, pada kuartal pertama 2017 Nokia yang ‘dikendalikan’ oleh HMD Global, sebuah perusahaan patungan dengan anak perusahaan Foxconn itu, genap meluncurkan 4 perangkat terbaru. Terdiri dari tiga smartphone dan satu ponsel fitur.

Di Cina, kemunculan Nokia 6 yang pertama kali ini dengan OS Android disambut cukup hangat. Buktinya, pada masa flash sale Januari 2017 lalu, Nokia 6 berhasil terjual dalam waktu 1 menit saja di laman JD.com. Meski tak dibeberkan secara gamblang berapa unit Nokia 6 yang disediakan untuk flash sale pertama, yang jelas, sekitar 1 juta peminat Nokia 6 sudah memesan perangkat tersebut dalam kurun waktu 10 hari.

Tapi, di Indonesia, produk smartphone Nokia cenderung ‘adem ayem’. Tak ada penjualan yang mencolok. Mungkin, ini karena kehadiran smartphone Nokia di Indonesia sedikit terlambat dari jadwal pengumuman resmi di pasar global. Maklum, perangkat yang dijual di Indonesia harus memenuhi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Dan ini tentu saja memerlukan proses yang tidak sebentar.

Laporan terakhir International Data Corporation (IDC) terkait jumlah pengiriman smartphone di Indonesia pun tak melampirkan Nokia sebagai 5 besar pabrikan teratas. Malah, masih tertinggal dengan brand lokal yakni Advan yang mampu bertengger di posisi ketiga.


IDC 2017IDC 2017

Jagoan Ponsel Fitur

Seperti dihimpun PULSA dari Nokiamob.net (1/12/2017), untuk kategori ponsel secara keseluruhan (smartphone dan ponsel fitur), menurut perusahaan peneliti Counterpoint Research, Nokia berada di posisi ketiga di Indonesia pada kuartal yang sama. Bahkan, Nokia masuk delapan besar di pasar ponsel global. Sementara, untuk wilayah Timur Tengah, Nokia berhasil menduduki peringkat pertama.

Counterpoint Research mengungkap, Nokia berhasil mengirim sebanyak hampir 16 juta unit smartphone selama kuartal ketiga tahun 2017. Dari angka tersebut, hanya 2,8 juta unit saja yang merupakan perangat smartphone Nokia Android. Selebihnya, jumlah yang lebih besar dipegang oleh ponsel fitur dengan 13,5 juta unit yang mayoritas adalah seri Nokia 3310.

Ini memang pencapaian yang cukup baik buat Nokia. Angka tersebut membawa Nokia pada posisi ketiga di daftar vendor ponsel fitur dengan penjualan tertinggi. Meski untuk smartphone, Nokia hanya berhasil menempati posisi ke 16.

Ini tak terlalu mengejutkan. Sebab, sudah tak banyak lagi produsen yang menggarap ponsel fitur. Seperti halnya di Indonesia, ponsel fitur justru lebih banyak diisi oleh vendor-vendor lokal dengan harga kurang dari Rp500 ribu.

Dan untuk kedepannya, Nokia tampaknya harus berinovasi lebih baik lagi untuk menjaga kejayaan ponsel fiturnya. Sebab, di Indonesia saja, sudah banyak varian ponsel fitur dengan variasi aplikasi yang lebih baik. Sebut saja perangkat Andromax Prime, yang memiliki fitur video call dan didukung dengan teknologi 4G.

Nokia 3310 (PULSA)Nokia 3310 (PULSA)

Kabar baiknya seperti dilansir Android Authority, Jumat (29/12/2017), Nokia 3310 versi 4G akan segera beredar. Dan menariknya, Nokia 3310 terbaru itu menerapkan YunOS yang mampu menjalankan beberapa aplikasi Android, karena berbasis Android Open Source Project (AOSP). Dengan demikian, aplikasi seperti Facebook dan Twitter diharapkan bisa berjalan di Nokia 3310 versi 4G. Syukur-syukur aplikasi perpesanan seperti WhatsApp juga bisa.

Persaingan Ketat di Smartphone Android

Untuk mengembalikan kejayaan Nokia seperti pada era sebelum tahun 2012, Nokia tampaknya harus melakukan kerja extra. Sepeninggalnya tahta sebagai raja ponsel di Indonesia, posisi tersebut masih dikuasai oleh Samsung hingga saat ini.

Samsung begitu mendominasi pasar smartphone Indonesia dengan berbagai varian dan segmentasi produk. Ditambah lagi, merek-merek asal Cina dengan kapital yang besar seperti Oppo dan Vivo punya pengaruh besar di tanah air. Dan jangan lupa, Xiaomi yang terkenal dengan perangkat yang ber-budget murah pun kini mulai menunjukkan taringnya.

Sehingga, untuk bisa bersaing dengan berbagai merek jagoan yang ada saat ini, Nokia sudah seharusnya tidak terlalu lama dalam mengeluarkan produk terbarunya. Tidak seperti yang dilakukannya pada 2017 kemarin, dimana peluncuran produk smartphone Nokia di Indonesia terasa lambat.

Selain itu, Nokia harus lebih cepat mengadopsi fitur-fitur kekinian. Seperti dual kamera, layar dengan aspek rasio 18:9 dan inovasi teknologi lainnya yang lebih baik dari vendor lain. Nokia juga diharapkan bisa membawa kamera yang lebih unggul seperti ponsel-ponsel sebelumnya dengan menggandeng lensa Zeiss.

Untuk melawan dominasi Samsung dan Apple sebagai brand papan atas, Nokia juga harus berani bersaing di segmen smartphone flagship. Tampaknya ini sudah dilakukan oleh Nokia dengan Nokia 8 yang diluncurkan tahun lalu. Dan tahun ini, Nokia juga dikabarkan tengah menyiapkan perangkat andalan mereka yakni Nokia 9. Perangkat ini digadang-gadang bakal bersaing dengan iPhone. Menurut rumor yang beredar, perangkat ini akan menggunakan dual kamera dengan layar sebesar 5,5 inci.

Nah, apakah Nokia bakal lebih ‘greget’ di tahun ini? Kita tunggu kiprahnya sang mantan jawara ponsel di 2018 ini.

    2018-12-06 15:38:33


    Smartfren 4G LTE