pulsa-logo

Smartphone Asal Tiongkok, Penantang Baru di Level Flagship


dian iskandar

Senin, 09 Juli 2018 • 19:53

oppo find x, vivo nex, huawei p20 pro,


OPPO Find X (OPPO)OPPO Find X (OPPO)

Tak lama lagi pasar smartphone Indonesia akan dibanjiri oleh smartphone kelas flagship milik merek-merek asal Tiongkok. Ini sekaligus menandakan bahwa tak ada lagi dikotomi antara brand Tiongkok dengan brand lainnya. Dari segi teknologi dan desain pun kini sudah bisa lebih bersaing.

Dengan strategi ini sekaligus membuktikan bahwa mereka sudah punya kepercayaan yang tinggi terhadap target pasar di level yang tidak pernah dijajaki sebelumnya yakni di kelas flagship. Sebetulnya, beberapa brand memang sudah punya produk-produk flagship sebelumnya, tetapi tidak banyak yang diboyong ke Indonesia. Alhasil, para penggemar memburunya di toko online dengan status garansi non resmi.

Kehadiran produk flagship merek Tiongkok ini tentu akan menjadi tantangan bagi vendor yang sebelumnya sudah nyaman bermain di level itu seperti Samsung, LG, Apple iPhone dan Nokia. Padahal, beberapa tahun lalu, menurut pantauan kami, semahal-mahalnya smartphone asal Tiongkok yang beredar di Indonesia ada di level Rp3 jutaan. Baru kemudian pada tahun 2017 silam sudah ada di level Rp7 jutaan. Nah, kabarnya beberapa flagship merek Tiongkok yang tak lama lagi akan datang ke Indonesia dibanderol lebih dari Rp10 juta, wow!

Ini sekaligus membuktikan bahwa citra produk smartphone asal Tiongkok terkait kualitas, desain dan teknologi tak peru diragukan lagi. Buktinya, tingkat penjualan smartphone asal Tiongkok makin telah mendominasi pasar smartphone di Indonesia bahkan dunia.

Di Indonesia sendiri seleski alam memang sudah terjadi dan berhasil menyingkirkan para pemain yang sekedar “hit and run”. Apalagi dengan diterapkannya aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang secara otomatis menyaring para pemain di industri smartphone. Mereka harus punya kalkulasi yang matang untuk menyelaraskan target penjualannya dengan investasi yang dikeluarkan.

Apa sih Flagship itu?

Istilah flagship sering kali ditemukan dalam referensi produk elektronik konsumen, “Ini Adalah Perangkat Flagship” atau “Ini Adalah ponsel Flagship”, tapi apa sih yang dimaksud dengan flagship, dan mungkin Anda juga termasuk yang belum paham soal ini.


Untuk menjelaskan istilah flagship ini ada artikel menarik yang pernah diunggah oleh AndroidAtuhority.com. Dari situ dijelaskan bahwa menurut definisi, kata flagship menjelaskan sebuah kapal yang membawa komandan armada angkatan laut lengkap dengan bendera tugasnya. Tapi itu arti secara harfiah, dan kurang pas untuk menggambarkan istilah pada perangkat seluler. Nah menurut Dictionary.com, sebuah flagship dapat didefinisikan sebagai "yang terbaik atau paling penting dari suatu sistem atau grup".

Lalu apakah flagship adalah perangkat andalan diantara produk lannya dari dari satu brand atau harus menjadi andalan pada semua perangkat yang beredar? Inilah yang akhirnya menjadi perdebatan. Tim di Android Authority sendiri punya pandangan yang berbeda-beda. Ada yang berpendapat bahwa status flagship mengacu pada perangkat terbaik di semua brand dan tidak bergantung pada fitur dan spesifikasi.

Ada juga pandangan yang menyebutkan bahwa sebuah flagship adalah perangkat yang paling populer dan paling laris, apakah itu memiliki spesifikasi yang top-of-the-line atau tidak. Meski perangkat itu berbiaya murah, para pabrikan punya perangkat flagship (andalan) mereka sendiri. Tapi kesimpulan tim Android Authority akhirnya membuat sebuah definisi perangkat yang masuk kategori flagship, dan sebagian besar kami juga setuju, diantaranya;

-    Flagship adalah perangkat terbaik yang ditawarkan OEM.

-    Flagship menyandang banyak spesifikasi teratas yang tersedia saat ini.

-    Flagship adalah smartphone Android yang dapat bersaing dengan iPhone

-    Perangkat flagship tidak memiliki kompromi apa pun

-    Perangkat flagship adalah yang terbaik dari semua perangkat dalam kisaran harga tertentu

-    Flagship adalah perangkat yang dibuat untuk memiliki daya tarik komersial yang luas

-    Perangkat flagship memiliki kampanye pemasaran yang sangat kuat dan menonjol

Flagship asal Tiongkok yang sudah dan akan beredar di Indonesia

Masing-masing pabrikan punya seri flagship tersendiri, misalnya Huawei yang punya seri ‘P’, Xiaomi dengan seri ‘Mi’ dan ‘Mi Mix’, Honor yang di wakili dengan angka ‘Honor 10’ misalnya. Sementara OPPO dan VIVO lebih memilih penamaan dengan julukan seperti Find dan Nex.

Huawei termasuk yang paling berani masuk ke pasar flagship di Indonesia. Mungkin Anda masih ingat seri P10 yang dipasarkan pada tahun lalu. Nah, belum lama ini Huawei memboyong P20 Pro ke Indonesia.

Huawei P20 Pro (Huawei)Huawei P20 Pro (Huawei)

Huawei P20 Pro masuk kategori flagship yang punya segudang kelebihan. Sebut saja penggunaan tiga kamera sebagai penembak utama dengan menggandeng Leica yang masing-masing memiliki sensor 40 MP (RGB), 20 MP (monokrom), serta 8 MP (telefoto). Untuk bagian depan, P20 Pro juga mengusung kamera tunggal 24 MP. Harga Huawei P20 juga mendekati harga flagship milik Samsung dan iPhone yakni dikisaran harga Rp11 jutaan.

Selain Huawei, Oppo dan vivo juga telah mengambil ancang-ancang untuk meluncurkan produk flagship mereka. Oppo sudah menyebar teaser bahwa perangkat flagshipnya yakni Find X pada 18 Juli. Sayangnya kami belum memiliki informasi soal harga juga Find X, hanya saja Oppo mengklaim bahwa harga Find X bakal lebih murah dari Huawei P20 Pro.

Sementara flagship Vivo memang belum disebutkan kapan akan meluncur di Indonesia tapi kami berharap tak terlalu juh dari peluncuran Oppo Find X. Sedangkan Xiaomi kemungkinan akan memboyong seri Mi 8. Ini baru sekedar dugaan berdasarkan informasi jadual rilis global yang beredar bahwa Mi 8 akan diluncurkan di luar Cina pada akhir Juli ini.

Jadwal rilis flagship lainnya yang sudah terendus oleh kami adalah Honor 10. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh James Yang Presiden Honor Indonesia pada acara kunjungan pabrik Honor di Batam Selasa (3/7) lalu. Dia mengatakan bahwa Honor 10 akan masuk pasar Indonesia pada akhir Juli ini.

Honor 10 (Honor)Honor 10 (Honor)

Tak Lagi Sekedar Mencontek

Kesan selalu mencontek dari pabrikan lain perlahan mulai dikikis oleh pabrikan smartphone asal Tiongkok. Tak dipungkiri, pengaruh Samsung dan Apple (iPhone) memang sangat kuat di industri smartphone. Tapi kali ini, mereka sudah lebih berani. Contoh saja Huawei P20, perangkat ini menjadi smartphone pertama yang menyandang tiga kamera utama. Bahkan, jika boleh jujur, tren smartphone lensa ganda juga dimotori oleh Huawei.

Nah yang menarik adalah, desain fenomenal yang diusung oleh Oppo Find X dan Vivo Nex. Kedua perangkat ini berani menyuguhkan desain dengan layar penuh. Alhasil, kamera depannya dibuat “pop up” yang bisa timbul-tenggelam dengan tenaga motorik. Vivo NEX juga menjadi perangkat pertama yang menampilkan teknologi pemindai sidik jari di bawah layar.

Sebenarnya, fitur kamera pop-up ini sudah diperkenalkan sejak lama. Salah satunya pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2018 yang diadakan di Barcelona, fitur kamera pop-up ini menjadi salah satu inovasi yang paling menarik yang dipamerkan oleh Vivo. Melalui pameran yang mereka adakan, sang vendor berhasil menarik perhatian pengunjung dengan menghadirkan seri Vivo APEX yang memiliki tampilan layar bezel-less hingga 90% dan hadir dengan desain tanpa notch. Guna“menyiasati” kamera depan, Vivo menggunakan konsep kamera pop-up yang bisa dimunculkan dari sebelah kiri atas.

Terobosan yang dipamerkan oleh Vivo sejatinya sudah terlebih dahulu dipatenkan oleh Essential Phone. Perusahaan yang dipimpin oleh Co-Founder Android, Andy Rubin tersebut mematenkan konsep yang hampir sama dengan desain kamera pop-up di Vivo APEX aka NEX sejak bulan Mei 2016 dengan nama "Apparatus And Method For Maximizing The Display Of A Mobile Device" dan baru diterima pada bulan Agustus tahun lalu.

Vivo NEX (vivo)Vivo NEX (vivo)

Namun pada perkembangannya, Vivo lebih siap dan sanggup mematangkan inovasi tersebut menjadi produk jadi yang siap buat dipasarkan. Siapa sangka, desain kamera pop-up ini menjadi tren yang booming belakangan ini.

Tren kamera pop-up ternyata juga digarap oleh Xiaomi, melalui smartphone generasi mendatangnya bertajuk Mi Mix 3. Sebelumnya, Xiaomi telah telah mengajukan hak paten untuk desain smartphone dengan kamera pop-up yang juga termasuk flash yang mendukung pengambilan gambar dari kamera pop-up. Ada kemungkinan kemara pop-up ini juga memiliki mekanisme bermotor di dalamnya.

Smartphone ini memang belum diluncurkan oleh Xioami. Hal ini terungkap dari beberapa bocoran informasi terbaru yang muncul di media sosial Tiongkok, Weibo. Dalam laman media sosial dimaksud memang tidak ada penyebutan Mi Mix 3, namun smartphone tersebut akan tampil dengan desain bezel-less yang tentu saja memunculkan dugaan kuat bahwa smartphone tersebut tidak lain adalah Mi Mix 3.

Jadi mulai saat ini, pabrikan smartphone asal Tiongkok sepertinya bakal memiliki jalannya sendiri dalam menentukan trend. (*)