pulsa-logo

2018, Pasar Tablet Makin Terpuruk


dian iskandar

Senin, 09 Juli 2018 • 20:46

pasar tablet indonesia, advan, advan i lite, advan i10, samsung galaxy tab, microsoft surface pro


Hingga 2018 ini, pasar tablet dunia masih menunjukkan tren negatif. Bahkan menurut catatan IDC, hingga kuartal pertama 2018, pasar tablet mengalami penurunan 14 kuartal berturut-turut. Tahun ini boleh jadi tablet akan mengalami penurunan lebih tajam. Sebab, pasar smartphone pun tahun ini mengalami masa yang cukup sulit.

Dibandingkan dengan tahun lalu (pada kuartal yang sama), pada Q1 2018 pasar tablet mengalami penurunan 11,7 persen atau hanya 31,7 juta unit yang dikirim ke seluruh dunia. Angka ini turun dari periode yang sama tahun lalu yang mencapai 35,8 juta unit.

Parahnya lagi, penurunan pasar tablet diperkirakan akan mencapai dua digit. Padahal, tahun lalu pasar tablet hanya mengalami penurunan satu digit. Perkiraan ini berasal dari IDC, untuk tablet konvensional maupun yang dilengkapi dengan keyboard.

Indikasi ini juga bisa dilihat dari produk-produk tablet yang sudah jarang dilempar ke pasar oleh para vendor. Hingga saat ini, hanya ada beberapa vendor saja yang masih rajin mengeluarkan produk tablet terbaru. Sebut saja Samsung, per tahun ini nyaris belum mengumumkan kehadiran tablet terbaru mereka.

Menurut catatan PULSA, tahun ini Samsung baru mengenalkan satu produk tablet yakni Galaxy Tab A 7.0 di pasar global pada Januari lalu. Samsung Galaxy Tab A 7.0 merupakan tablet untuk kelas low end dengan harga yang relative terjangkau.

Tablet Samsung lainnya yakni Galaxy Tab S4, yang bakal mengisi segmen high end baru diprediksi bakal meluncur Agustus mendatang. Samsung Galaxy Tab S4 kabarnya kemungkinan akan diumumkan pada pameran perdagangan akbar IFA 2018 yang akan digelar pada tanggal 31 Agustus hingga 5 September 2018 di Berlin, Jerman.

Sementara di Tanah Air, hanya Advan saja yang masih konsisten memasarkan tablet. Tahun ini saja sudah dua produk diluncurkan oleh Advan ke pasaran. Produk pertama yakni Advan i10, diluncurkan pada awal tahun ini. Advan i10 dibekali dengan stylus pen dengan layar 10 inci.


ADVAN i10ADVAN i10

Tablet Advan yang relative baru adalah i Lite. Tablet ini diklaim sebagai yang pertama di dunia yang memiliki fitur Face ID. Fitur tersebut, memungkinkan pengguna membuka tablet hanya dalam 0,4 detik saja.

ADVAN i Lite (ADVAN)ADVAN i Lite (ADVAN)

Kiprah Advan di pasar tablet memang patut diacungi jempol. Hingga saat ini Advan masih menjadi yang terbesar di pasar tablet Indonesia. Berdasarkan data International Data Corporation (IDC), Advan menguasai 60,8% pasar tablet di Indonesia dan Asia Pasifik.

Penguasa Tablet Global

Lima besar pengiriman tablet kuartal pertama 2018 (IDC)Lima besar pengiriman tablet kuartal pertama 2018 (IDC)

Berdasarkan analisa IDC, Apple berhasil mempertahankan posisi teratas pada triwulan pertama 2018. Sementara Samsung dan Huawei membuntuti diperingkat kedua dan ketiga. Lima vendor teratas menyumbang 65,6 persen dari pasar, naik dari 61,2 persen tahun lalu.

Angka pengiriman tablet Apple naik hanya 200.000 unit. Meski terbilang tipis tapi itu mewakili kenaikan 3,3 persen (dari 24,9 persen menjadi 28,8 persen). Ini karena pasar tablet secara keseluruhan menurun cukup banyak. Apple berhasil mempertahankan keunggulannya berkat iPad berharga murah dan iPad Pro yang diperbarui.

Triwulan pertama 2018 Samsung mengirimkan 700.000 tablet lebih sedikit daripada di kuartal setahun yang lalu. Ini berarti juga pangsa pasar Samsung tak bergerak alias datar dengan 16,7 persen. Samsung adalah salah satu dari sedikit merek yang tersisa yang menawarkan tablet Android premium lewat produk Tab S.

Di triwulan yang sama, raksasa teknologi asal Cina, Huawei, mengirimkan lebih dari 400.000 tablet, atau naik 2,2 poin (dari 7,8 persen menjadi 10 persen), yang memperkuat posisi ketiga. Rival senegaranya, Lenovo, memperoleh 0,8 poin dengan jumlah pengiriman yang sama, sementara Amazon turun.

Kesimpulan dari IDC untuk pasar tablet di triwulan pertama 2018 ini adalah, tak satu pun yang mengalami pertumbuhan besar dari tahun 2017 dan tahun-tahun sebelumnya. Siklus penggantian untuk tablet masih lebih dekat dengan PC daripada smartphone, dan tablet dengan keyboard yang dapat dilepas adalah satu-satunya kategori yang mengalami pertumbuhan.

Dinamika pasar tablet berdasarkan sistem operasi

Menurut periset pasar Strategy Analytics seperti dikutip dari Business Wire (3/5), pengiriman tablet iOS (sell-in) tumbuh 2% tahun ke tahun menjadi 9,1 juta unit pada Q1 2018, mendorong pangsa pasarnya di seluruh dunia menjadi 23,4% dari pasar Tablet. Ini mewakili penurunan sekuensial 31% karena kinerja yang kuat dari kuartal sebelumnya.

Dunia pendidikan masih merupakan peluang yang bagus untuk Apple karena sekolah memiliki PC dan tablet untuk berbagai keperluan. Oleh karena itu, Apple bakal melakukan penyegaran iPad dengan Apple Pencil di Q2 2018, tepat sebelum musim belanja sekolah.

Di sisi lain, pengiriman Android turun menjadi 24,2 juta unit di seluruh dunia pada Q1 2018 atau terkoreksi 10% dari 26,9 juta pada tahun sebelumnya dan 31% secara berurutan setelah kuartal awal tahun ini.

Huawei, Amazon, dan Lenovo adalah beberapa vendor Android mampu menunjukkan pertumbuhan yang positif untuk saat ini, sementara Samsung, Asus, dan Acer masih berjuang terus berjuang pada tablet Android mereka dalam mengejar pengiriman.

Untuk tablet berbasis Windows, periode triwulan pertama 2018 ini juga turun 9% dari tahun sebelumya 5,7 juta unit dari 6,3 juta pada triwulan yang sama tahun lalu. Pengiriman tablet berbasis Windows turun 22% dari triwulan terakhir 2017.

Sebagian besar tablet Windows 2-in-1 menargetkan pasar premium untuk pengguna perusahaan guna mendapatkan keuntungan lebih tinggi. Sayangnya tetapi tidak semua vendor dapat memperoleh manfaat ini.

Perangkat Surface Pro yang terbaru dari Microsoft belum memberikan dorongan terhadap pasar yang pada generasi sebelumnya berhasil diraihnya. Meski begitu, Microsoft menunjukkan pada triwulan pertama tahun ini ada pertumbuhan dua digit tahun-ke-tahun dua sejak triwulan ketiga 2016.(*) isk/berbagai sumber