pulsa-logo

Menebak Tren Smartphone 2019


dian iskandar

Senin, 15 Oktober 2018 • 19:48

samsung galaxy a9 star pro, huawei p20 pro, nokia 9, triple kamera,5g


Samsung Galaxy A9 Star Pro (wccftech)Samsung Galaxy A9 Star Pro (wccftech)

Oktober ini merupakan awal bulan pada periode triwulan akhir 2018. Biasanya, tiga bulan terakhir ini ini akan dijadikan momen untuk menggenjot penjualan oleh para pabrikan smartphone. Bisa dimaklumi karena periode ini merupakan bagian akhir atau penutup tahun yang merupakan kesempatan untuk menggenjot penjualan dan juga merampung target yang belum tercapai.

Selain itu, periode ini juga akan memasuki masa panen liburan akhir tahun, natal dan tahun baru. Jadi, tak heran jika Apple biasa merilis produknya pada periode ini di setiap tahunnya. Begitu juga dengan LG, Huawei, Samsung yang masing-masing merilis produk flagshipnya pada momen ini.

Nah, selain dipusingkan oleh target tahunan, para vendor juga tengah sibuk menyiapkan senjata terbaru mereka menghadapi pergantian tahun. Beberapa pabrikan sudah terlihat mengambil ancang-ancang dan ada beberapa prediksi yang bisa kami sampaikan di sini dari beberapa bocoran dan juga pernyataan resmi mereka.

Sebelum mengulas trend smartphone mendatang, kami mencatat trend yang terjadi pada 2018 ini.

1. Layar berponi (notch)

Tren layar berponi sangat masif di 2018 ini. Meski banyak yang bilang bahwa layar ini pertama kali di usung oleh Essential Phone, tapi Apple lebih menginspirasi pabrikan Android untuk menggunakan desain layar yang sama. Kini hampir semua pabrikan punya produk yang menggunakan layar dengan poni.

Layar berponi yang diusung oleh Apple lewat iPhone X memiliki poni yang lebih lebar ketimbang yang diperkenalkan oleh Essential Phone yang hanya setitik. Tapi, beberapa pabrikan juga ada yang mengikuti jejak Essential Phone yang menawarkan layar dengan poni setitik. Tujuannya agar punya menghasilkan rasio layar dengan bodi yang punya prosentasi lebih besar.


2. Triple kamera

Tren yang satu ini tidak diusung oleh Apple maupun Samsung, melainkan pabrikan asal Tiongkok, Huawei. Smartphone pertama di dunia dengan tiga kamera utama milik Huawei sudah diperkenalkan sejak Maret lalu yakni Huawei P20 Pro. Hingga kini, Huawei P20 Pro menjadi smartphone kamera terbaik menurut laman benchmark khusus kamera DXoMark.

Peluncuran Huawei P20 ProPeluncuran Huawei P20 Pro

Nah, kini perusahaan berlogo bunga lili merah itu tidak lagi sendirian mengusung tiga kamera utama. Samsung sudah mengenalkan Galaxy A7 (2018) pada akhir September lalu. Perangkat ini menjadi yang pertama bagi Samsung yang memiliki susunan kamera utama tiga sekaligus. Selain itu ada LG V40 ThinQ yang baru seminggu diperkenalkan secara resmi.

3. Sensor pemindai sidik jari di bawah layar

Tahun ini juga ditandai dengan kehadiran smartphone pertama yang menggunakan pemindai sidik jari di bawah layar. Teknologi ini diusung oleh VIVO. Di Indonesia, VIVO mengenalkan perangkat berteknologi ini lewat seri V11 Pro.

Selain VIVO, merek lain yang menggunakan teknologi ini belum bermunculan. Tapi dari beberapa bocoran, Huawei, Samsung, Oppo dan ada beberapa lainnya bakal memiliki varian dengan teknologi sejenis.

4. Kecerdasan Buatan

Teknologi kecerdasan buatan termasuk yang hype. Meskipun saat ini baru sebatas digunakan pada fitur kamera, tapi teknologi ini terbukti bisa menjadi salah-satu fitur ungglan pada semua segmen smartphone.

Ke depan, AI akan banyak digunakan pada banyak aspek, seperti halnya yang tengah dilakukan oleh Huawei. Seperti dilansir Gizmochina (02/08) Huawei tengah menggarap asisten virtual-nya dengan kemampuan untuk membaca emosi pengguna.

Tren di 2019

Beberapa fitur menarik yang menjadi cikal bakal tren di tahun depan sudah mulai tercium. Prediksi kami, beberapa fitur baru ini bisa menjadi inspirasi bagi yang lain. Ini dia diantaranya;

1. Kamera lebih dari tiga

Huawei boleh berbangga karena menjadi pelopor smartphone dengan tiga kamera utama. Tapi tampaknya Samsung dan Nokia punya kejutan lain. Baru-baru ini muncul bocoran Samsung A9 Pro dengan empat kamera utama.

Kabar ini sudah hampir terkonfirmasi karena beberapa gambar asli sosok Samsung Galaxy A9 Pro sudah muncul di beberapa laman berita teknologi. Perangkat ini masuk kategori kelas menengah, dan sudah menjadi kebiasaan Samsung merilis sesuatu yang baru tidak langsung di kelas flagship. Seperti halnya penggunaan triple kamera pada Samsung Galaxy A7 (2018).

Nah, selain Samsung, Nokia juga telah lama digosipkan bakal meluncurkan smartphone dengan lima karena. Nokia memang belum mengkonfirmasi gosip ini. Kabar ini bermunculan karena ada beberapa bocoran gambar sosok yang disebut-sebut sebagai Nokia 9 yang menggunakan lima kamera utama di bagian belakang yang disusun melingkar.

Rumor Nokia 9 (XDA Developer)Rumor Nokia 9 (XDA Developer)

Jika kedua perangkat ini muncul di akhir 2018, maka bukan tidak mungkin akan menginspirasi pabrikan lain di tahun mendatang.

2. Chipset 7 nm

Untuk segmen flagship, tahun depan akan banyak diwarnai oleh smartphone dengan chipset berteknologi 7 nanometer. Apple sudah lebih dulu mengenalkan perangkat dengan teknologi chipset ini. iPhone XS, XS Max dan XR menggunakan chipset terbaru Apple A12 bionic.

Selain Apple, Huawei juga sudah mengenalkan chipset terbaru mereka yakni Hisilicon Kirin 980 dengan teknologi yang sama. Begitu juga dengan Qualcomm dan Samsung. Qualcomm disebut-sebut sedang bersiap meluncurkan generasi terbaru seri 800 dan Samsung dengan Exynos 9810.

Sudah bisa dipastikan bahwa flagship-flagship keluaran 2019 bakal menggunakan chipset generasi terbaru dengan proses produksi 7 nm.

3. Teknologi 5G

Teknologi 5G diperkirakan akan mulai dijajaki pada tahun depan. Qualcomm, Huawei dan beberapa pemain di teknologi mobile sudah melakukan uji coba.

Seperi dilansir Engadget, Qualcomm sudah mulai menjajal teknologi ini pada Februari lalu. Qualcomm sendiri sudah mengumumkan modem berteknologi 5G pertamanya yang disebut X50.

Qualcomm Snapdragon X50 (Qualcomm)Qualcomm Snapdragon X50 (Qualcomm)

Perusahaan-perusahaan elektronik terkenal di Asia juga mendukung pengembangan 5G yang dilakukan Qualcomm. Di antaranya ada Asus, HTC, LG, Oppo, Sony Mobile, VIVO, Xiaomi, ZTE, dan Samsung. Di Indonesia, teknologi 5G pun sudah mulai diujicoba yakni pada ajang Asian Game beberapa waktu lalu.

Meskipun di Indonesia pada 2019 mendatang masih belum bisa dipastikan apakah teknologi 5G ini akan segera hadir, namun di Negara-negara maju semisal Amerika Serikat, Jepang dan Korea kemungkinan sudah mulai menikmati 5G.

Nah, dengan demikian, smartphone berteknologi 5G ini juga akan memulai debutnya pada tahun mendatang. Ini sekaligus akan memulai pergeseran tren. (*) isk/berbagai sumber