pulsa-logo

Apple Bakal Makin Tertinggal?


dian iskandar

Senin, 22 April 2019 • 20:21

iphone, apple, iphone xs, iphone xs max, iphone xr, huawei, huawei p30 pro, oppo reno, oppo


Huawei P30 ProHuawei P30 Pro

Jadwal peluncuran iPhone yang sudah diset satu tahun sekali membuat Apple kehilangan beberapa momentum untuk menjaga daya kompetisinya. iPhone terbaru telah meluncur sejak September tahun lalu dan kita baru akan melihat produk terbaru iPhone pada September mendatang. Artinya, selang waktu yang cukup panjang ini bisa dimanfaatkan oleh para pesaingnya untuk menelurkan produk-produk inovatif.

Faktanya, produk smartphone andalan Apple keluaran terbaru pun dari sisi fitur nyaris tak berubah dari produk sebelumnya. iPhone XS, XS max dan iPhone XR hanya diperbarui dari sisi sistem operasi dan dukungan chipset terbaru. Untuk kamera nyaris tak ada perkembangan berarti.

Padahal rivalnya seperti Samsung dan Huawei kini menawarkan kinerja kamera yang lebih baik dari produk iPhone terbaru. Kita bisa saksikan bagaimana kemampuan kamera Galaxy S10 dan Huawei P30 Pro yang lebih mumpuni untuk pengambilan gambar pada lingkungan rendah cahaya.

Perbandingan hasil foto kamera Huawei P30 Pro dengan Samsung Galaxy S10+ dan Apple iPhone XS (@bencsin)Perbandingan hasil foto kamera Huawei P30 Pro dengan Samsung Galaxy S10+ dan Apple iPhone XS (@bencsin)

Ini pernah diangkat topik menarik yang diunggah The Verge dengan judul “The iPhone’s camera used to be a selling point”, atau singkatnya, “Dulu kamera menjadi nilai jual iPhone”. Sang penulis artikel Vlad Savov menyoroti bagaimana kini kamera iPhone semakin tertinggal dari yang lain.

Dia juga pernah menulis empat tahun yang lalu bahwa jika ingin mengalahkan iPhone, Anda harus mengalahkan kameranya. Tak dipungkiri, hingga kini fitur kamera masih menjadi nilai jual terpenting dari smartphone. Betul juga pendapat Savov, yang menyebut Facebook, Instagram, Snapchat, dan bahkan Twitter semua bergantung pada kamera untuk membuat orang terlibat dan berbagi dengan dunia digital, jelas bahwa kamera yang hebat sangat penting untuk daya tarik smartphone yang hebat.

Selama bertahun tahun para pabrikan smarphone berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas kamera demi memuaskan penggunanya. Misalnya Google yang mengenalkan Pixel pada tahun 2016 dan yang punya beberpa kelebihan dari kamera iPhone pada waktu itu. HTC juga merespons dengan kamera-kamera brilian di U11 dan U11 Plus. Kemudian Huawei memperkenalkan night mode yang hebat pada P20 Pro tahun lalu, mengalahkan Pixel, lalu Google merespons dengan fitur Night Sight, yang merupakan revolusi untuk pencitraan malam hari. Dan sekarang, Huawei telah kembali dengan P30 Pro yang bahkan lebih baik yang lebih maju dari Night Sight. Nanti pada kuartal akhir tahun ini, Google bakal mengenalkan Pixel 4 yang kemungkinan akan memiliki kejutan yang bisa membawa pengguna ke era fotografi komputer yang lebih canggih.


Lalu bagaimana dengan iPhone?

Tak dipungkiri selama bertahun tahun Apple dianggap sebagai pemimpin tren, bahkan jika Apple tak merespon dengan racikan teknologi yang baru, produk-produk lainnya masih sangat diandalkan seperti MacBook yang kini masih merupakan laptop yang paling umum digunakan untuk DJ dan produser video. Meski demikian. iPhone tetap harus mempertahankan keunggulan dalam kualitas video dan meningkatkan kualitas fotografi yang kini mulai dikalahkan oleh pesaing yang lebih gesit.

Huawei tidak hanya meingkatkan kemampuan fotografi pada pemotretan rendah cahaya. Tapi juga menawarkan kemampuan zoom optik 5x di P30 Pro, lewat desain periskop yang juga pernah dipamerkan oleh Oppo. Dan kini Oppo juga telah mengenalkan seri terbaru Reno dengan kemampuan 10x optical zoom.

OPPO Reno (OPPO)OPPO Reno (OPPO)

iPhone 5G Terancam telat

Selain kemampuan kamera yang kini sudah tersaingi, iPhone juga puya ‘PR’ yang cukup berat. Belum lama ini muncul kabar bahwa perangkat iPhone dengan teknologi 5G bakal molor. Padahal, pabrikan smartphone berbasis Andoid telah ramai memamerkan perangkat bertenaga 5G di ajang Mobile World Congress (MWC) beberapa waktu lalu dan siap meluncur tahun ini juga.

Memang, bukan karena kesengajaan Apple bakal telat meluncurkan perangkat 5G, ini karena pabrikan AS itu punya masalah hukum dengan Qualcomm. Apple sekarang ini mengandalkan modem buatan Intel, padahal sebelumnya mereka menggunakan perangkat besutan Qualcomm.

Nah, kini masalahnya adalah Intel mengalami kesulitan memenuhi tenggat waktu untuk memasok komponen modem XMM 8160 5G yang sangat dibutuhkan di iPhone 5G generasi mendatang. Dan hal ini diprediksi akan memberikan masalah besar bagi Apple. Hal yang paling menakutkan adalah keterlambatan peluncuran iPhone 5G di tahun 2020.

Melansir kabar dari Macrumors, disebutkan bahwa Intel telah kehilangan tenggat waktu pengembangan pada chip 5G. Hal ini membuat Apple kehilangan kepercayaan pada Intel. Untuk peluncuran iPhone yang dijadwalkan akan meluncur di September 2020, chip sampel 5G Intel harus rampung dan harus disediakan untuk Apple musim panas ini, dan desain modem 5G yang sudah jadi harus tersedia paling lambat pada awal 2020.

Intel mengatakan chipnya akan ada di perangkat seluler pada tahun 2020, dan memiliki rencana untuk mengirimkan komponen chipset 8160 5G pada paruh kedua tahun 2019. Akan tetapi tidak jelas apakah mereka akan tepat waktu untuk memenuhi tanggal target tersebut.

Setelah masalah ini merebak, hubungan Intel dan Apple sempat dikatakan tegang. Dan di sisi Intel, sudah ada tiga manajer proyek yang mengawasi pengembangan modem 5G tersebut. Apple telah mengadakan pembicaraan dengan Samsung dan Mediatek tentang penyediaan chip modem 5G dalam waktu dekat, tetapi keduanya mengatakan bahwa mereka belum memiliki chip yang siap untuk tahun 2020.

Sebenarnya, secara bisnis Apple tidak perlu “gengsi” untuk kembali mempercayakan pasokan ke Qualcomm, tetapi mengingat ketegangan hukum yang semakin meningkat antara kedua perusahaan, sepertinya tidak mungkin.

Terjepit oleh kondisi ini, Apple kini sedang mempersiapkan untuk mengembangkan chip modem 5G besutan mereka sendiri sehingga tidak perlu bergantung pada Intel atau Qualcomm. Namun sayangnya, chip modem Apple tersebut belum akan siap pada waktunya untuk peluncuran iPhone 5G 2020.

Kabar terbaru dan masih sebatas rumor, Huawei disebut-sebut bakal menawarkan modem 5G-nya ke Apple. Ini mungkin terdengar agak aneh, sebab kita tahu bahwa hubungan antara AS dan Cina sempat tegang soal perang dagang dan Huawei juga pernah bujar tidak akan menjual chip buatannya ke merek lain.

Jadi, tampaknya tahun ini Apple bakal punya ‘PR’ yang cukup berat dan diharapkan produk iPhone mendatang bisa menampilkan sesuatu yang baru yang lebih inovatif. Setidaknya, iPhone bisa menampilkan teknologi terbaru untuk kamera mendatang dan sedikit berharap ada varian baru dengan layar lipat. Setuju? (*)