pulsa-logo

Ini Rahasia Strategi Bisnis Xiaomi!


Nariswari

Senin, 14 April 2014 • 15:48

Xiaomi,xiaomi, flagship, Xiaomi Hongmi, ZTE, ZTE Grand SII LTE, Smartphone, Samsung


Salah satu vendor smartphone asal Tiongkok, Xiaomi, memetik sukses besar  dari penjualan flagshipnya, yakni Xiaomi Hongmi. Tidak hanya berhasil menembus penjualan dan distribusi hingga ke Eropa dan Amerika Serikat, Xiaomi juga dikabarkan berhasil menjual flagship dengan rekor yang mencengangkan. Apa gerangan rahasia strategi bisnis Xiaomi?

Anda mungkin masih ingat dengan strategi promosi Samsung yang terkesan royal saat mensponsori suatu event atau acara akbar misalnya Oscar 2014 dan menjadi official smartphone di Olimpiade Sochi 2014. Samsung pun pernah memanfaatkan kedekatan Presiden AS, Barack Obama, dengan atlet Superbowl. Dari langkah strategi bisnis dan marketing Samsung yang royal dan "massive" tersebut, ternyata sangat berbeda dengan yang diterapkan oleh Xiaomi Hongmi.

Dilansir dari phonearena, ternyata Xiaomi memiliki strategi marketing yang disebut "Hunger Marketing". Strategi Xiaomi ini terbukti telah menjual cepat Xiaomi Hongmi secara online bahkan dalam hitungan detik. Misalnya saat Xiaomi menjual Xiaomi Hongmi versi WCDMA melalui China Unicom (salah satu operator di Tiongkok) yang berhasil menjaul 100 ribu unit dalam waktu 5 menit saja!

Hunger Marketing adalah strategi memancing penjualan dengan kuota barang dalam jumlah tertentu, dan menggenjot penjualannya tersebut dengan "limited time"- atau dalam jangka waktu tertentu. Dengan terbatasnya jumlah (kuota) handset yang dijual, dan dipasarkan dalam pemasaran jangka waktu yang terbatas, akan memancing rasa kesal dan penasaran dari konsumen. Ini terbukti saat konsumen di Tiongkok semakin kesal dengan Xiaomi yang menawarkan handeset dalam jumlah yang terbatas, yang kemudian dengan cepat menjual secara online. Tak pelak, konsumen yang menginginkan produk Xiaomi tentu akan "terpacu" dan berlomba-lomba untuk sesegera mungkin untuk membeli handset tersebut.

Langkah marketing Xiaomi ini ternyata mengilhami perusahaan lain, seperti ZTE, untuk mencobanya juga. Dan terbukti, ZTE melalui penjualan online bermasil menjual ZTE Grand SII LTE sebanyak 50000 unit dalam waktu 58 detik saja. Dan ZTE berharap untuk berhasil menjual 400 juta unit flagshipnya hingga 2014. (Nariswari)