pulsa-logo

Pengamat ITB: e-Money Sangat Dibutuhkan di Indonesia


Fauzi

Jum'at, 04 Juli 2014 • 10:12

iPaymu, Mobile Payment, e-Money, payment processor, harga ponsel,ponsel, tabloid tabloid pulsa


Credit: ShutterstockCredit: Shutterstock

Berdasarkan hasil berbagai survey, pasar e-commerce disebut terus merangkak naik. Seiring dengan itu, pergeseran transaksi konvensional ke online (e-money) juga makin terlihat.

Secara khusus seperti diungkap pangamat e-Money dari ITB, Dr. Agung Harsoyo, Indonesia dengan sebaran penduduknya di berbagai pulau sangat membutuhkan e-money.

“e-Money sangat dibutuhkan di Indonesia dengan sebaran penduduk di berbagai pulau. Ke depannya  model transaksi seperti iPaymu akan menjadi pilihan para konsumen,” ungkap Agung.

Menurut paparan Agung, jika melihat data, pasar e-Commerce dunia mencapai US$ 1,29 triliun, wilayah Asia Pasifik menjadi marketshare paling menjanjikan, disusul oleh Amerika Utara dan Eropa Barat. Kementerian Komunikasi dan Informatika memprediksi pasar e-Commerce di Indonesia mencapai Rp 130 triliun di tahun 2013 (kurang lebih 1 persen pendapatan dunia), setelah sebelumnya pada 2012 mencapai Rp 69 triliun.

Pertumbuhan belanja e-Commerce di Indonesia juga diperkirakan naik mencapai 71 persen, terbesar di dunia dengan nilai US$ 1,8 milar atau setara Rp 18 triliun pada tahun ini.

Terkait telah hadirnya iPaymu, secara spesifik  Agung mengatakan payment processor buatan anak bangsa itu memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama di bisnis e-money. Terlebih  Indonesia dihuni oleh sekitar 260 juta jiwa, kemudian industri kreatif dan usaha kecil menengah sedang tumbuh.

“Ini potensinya besar. Pasarnya ada, peluangnya terbuka, layanannya menjanjikan dan dibutuhkan. iPaymu punya potensi menjadi primadona dan menjadi pemain global yang disegani karena layanannya kredibel,”  ungkap Agung optimis.


Satu lagi, lanjut Agung, yang menjadi daya tarik iPaymu adalah memiliki visi untuk memajukan usaha kecil menengah.

“Ini sangat membanggakan. Apalagi iPaymu dibuat oleh generasi anak negeri. Mestinya masyarakat Indonesia lebih menghargai hasil karya anak bangsa, salah satunya dengan cara menggunakan layanan iPaymu,” papar Agung lagi.

iPaymu sendiri seperti diungkap CEO-nya, Pikukuh Tutuko, akan terus berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat dengan berbagai layanan inovatif agar terjadi percepatan dari budaya transaksi konvensional ke ranah online.

Sementara untuk dapat lebih memberikan kemudahan kepada penggunanya, iPaymu juga telah bekerja sama dengan Indomaret. (Ozi)