Atrk
ads skin gagal

Komitmen VMware Menuju Software-Defined Enterprise di Indonesia

  • Wednesday, 19 November 2014 13:33
  • Published in News

Vm Ware Images Stories Imagesnovember2014 Thumb Other400 0

VMware Inc, pengembang software virtualisasi dan infrastruktur cloud, mengumumkan kotmitmen mereka untuk memungkinkan bisnis di Indonesia memulai langkah untuk membangun software-defined enterprises.

Sebagai upaya dalam menghadapi tantangan dan memanfaatkan kesempatan di era mobile-cloud, VMware meluncurkan solusi-solusi terbaru produk software-defined data center, manajemen cloud, dan end-user computing. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap hasil temuan terbaru oleh VMware yang mengungkapkan bahwa bisnis di Indonesia memiki pandangan yang positif terhadap bisnis adopsi teknologi di dalam kategori virtualisasi tingkat tinggi diprediksi akan bertambah lebih dari dua kali lipat, dari 15 menjadi 32 persen di dalam dua tahun ke depan.

Sebanyak 1.090 bisnis, para manajer TI dan pembuat keputusan telah berpartisipasi dalam penelitian yang dilakukan dari bulan September sampai dengan Oktober 2014 ini.

Terlebih lagi, sebuah whitepaper dari IDC berjudul “Empowering Organizations in a Software Defined World”, yang dituliskan dengan otorisasi dari VMware di bulan Oktober 2014, mengungkapkan bahwa bisnis di Indonesia dapat mengurangi biaya sebesar USD1.6 milyar dalam rentang waktu tahun 2003 – 2020 sebagai akibat langsung dari virtualisasi pada compute, storage, dan networking, dan menggunakan pendekatan software-defined dalam mengatur TI. Penghematan ini menurut IDC Datacenter Economies Index datang dari empat area utama yaitu perangkat keras (USD802 juta), real estate/pemeliharaan (USD15 juta), administrasi (USD207 juta), dan daya serta pendinginan (USD 217 juta) dalam rentang waktu hanya dari tahun 2014 – 2020.

Sudey Bangah, Associate Research Director and Head of Operations IDC Indonesia mengatakan bahwa kemampuan yang lebih baik lagi dalam memanfaatkan nilai dari datacenter akan menjadi poin pembeda yang sangat penting di tahun 2015 dan setelahnya.
“IDC Datacenter Economies Index terbaru menggarisbawahi nilai penghematan sebesar USD1.6 milyar akan menaikan potensi sebuah bisnis dan fleksibilitasnya dalam berinvestasi, juga cadangan kekayaan yang dapat dipergunakan lebih baik dalam pasar yang sangat terbatas dalam segi sumber daya,” tandas Sudey.

Demi menunjang bisnis dalam misi mereka mempebaiki efisiensi dan biaya, VMware juga baru-baru ini mengumumkan solusi terbaru dalam end-user computing, berbagai penawaran dalam cloud management, dan kapabilitas baru untuk hybrid cloud, termasuk di dalamnya  VMware Horizon FLEX, VMware vRealize Suite 6, VMware vRealize Code Stream dan VMware vRealize Air Compliance. (Ozi)

Rate this item
(0 votes)