pulsa-logo

TKDN Bisa Lebih dari 40 Persen, Asalkan...


PULSA

Sabtu, 30 Mei 2015 • 14:19

smartfren 4G LTE, Sat Nusapersada, ponsel rakitan lokal, hisense, pabrik ponsel, TKDN, tabloid pulsa


Kunjungan ke pabrik Hisense di Batam bersama SmartfrenKunjungan ke pabrik Hisense di Batam bersama Smartfren

Kemampuan Indonesia untuk merakit ponsel sudah tidak perlu diragukan lagi. Salah-satu perusahaan EMS (Electronics Manufacturer Services) yang berbasis di Batam, PT Satnusa Persada Tbk salah satu contoh yang sudah berhasil merakit ponsel di Tanah Air.

Dengan kapasitas tiga unit per bulan dan didukung oleh 3000 lebih karyawan, PT Sat NusapersadaTbk  saat ini dipercaya untuk merakit smartphone 4G HiSense yang dipesan oleh Smartfren. Bahkan, kandungan lokal untuk smartphone 4GLTE HiSense sudah mencapai 33 persen dari target Pemerintah yang mencanangkan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) 40 persen.

Menurut Direktur Utama PT Sat Nusapersada Tbk Abidin, tingkat kandungan lokal bisa lebih dari 40 persen, asalkan ketersediaan komponen di Indonesia memadai.  “Bisa saja, asalkan komponennya sudah tersedia disini”, kata Abidin.

Untuk membangun industri ponsel secara keseluruhan, Direktur Utama Hisense Stephen Qu mengatakan bahwa Indonesia perlu membangun value chain.  “Diperlukan membangun value chain”, kata Stephen dengan Bahasa Indonesia yang masih terbata-bata.  

Selain HiSense, PT Sat Nusapersada Tbk juga merakit smartphone Asus dan Ivo. Berdiri sejak 1990, perusahaan yang sudah melantai di Bursa Efek Indonesia itu juga mengerjakan perangkat elektronik dari merek ternama lainnya seperti Kenwood, Epson, Philips, Panasonic, Sony dan beberapa merek lainnya. (*)