pulsa-logo

Go Public, PT Anabatic Technologies Lepas 30% Saham Baru


Woro Ari Prianto

Selasa, 09 Juni 2015 • 09:18

go publik, lepas saham, anabatic technologies, tabloid pulsa


Sekarang ini peran teknologi dalam industri perbankan sangat mutlak, dimana fasilitas yang ditawarkan perbankan pun kian berkembang dan kompleks. Di sini tentunya terus diupayakan untuk memudahkan pelayanan kepada nasabah. Tuntutan memberikan produk serba mudah dan serba cepat sangatlah penting dalam persaingan yang tajam di industri perbankan ini. Hal ini nampak dalam transaksi online penggunaan ATM, SMS banking, dan internet banking.

Industri perbankan hanyalah salah satu contoh dari banyaknya sektor yang memanfatkan peran teknologi dalam kegiatan usaha suatu organisasi. Dapat dikatakan tidak berlebihan apabila Business Monitoring International (BMI) memprediksi pertumbuhan penjualan produk dan jasa teknologi informasi di Indonesia secara keseluruhan, baik produk piranti keras dan lunak maupun jasa teknologi informasi, akan terus meningkat.

Data BMI menunjukkan bahwa hingga 2019, penjualan produk-produk IT terus meningkat, dari Rp 153,2 triliun pada 2014, menjadi Rp 170,2 triliun pada 2015. Kemudian berturut-turut diestimasikan naik menjadi Rp 190,8  triliun pada 2016, Rp 214,1 triliun pada 2017, Rp 240,6 triliun pada 2018 dan Rp 271,2 triliun pada 2019.

Pertumbuhan pasar teknologi yang terus meningkat sangat menguntungkan bagi PT Anabatic Technologies Tbk. Perusahaan akan memanfaatkan prospek bisnis yang masih sangat menjanjikan di masa depan itu dengan menjual sahamnya kepada masyarakat dalam waktu dekat ini.

PT Anabatic Technologies adalah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan jasa teknolgi informasi terkemuka di Indonesia. Anabatic memiliki empat bisnis inti yaitu: Mission Critical System Integration, IT Services Outsourcing, Business Process Outsourcing dan Value Added Distribution.  Pelanggan Anabatic umumnya datang dari perbankan dan lembaga keuangan lain, serta perusahaan dari sektor lainnya. Bahkan, 9 dari 10 top perbankan nasional telah menjadi pelanggan Anabatic.


Anabatic Technologies diketahui telah meluaskan usahanya ke mancanegara seperti Singapura, Malaysia, India, dan Filipina. Mayoritas saham Anabatic saat ini dimiliki oleh PT Artha Investama Jaya sebesar 50,26% dan memiliki tujuh anak perusahaan. Total asset Anabatic mencapai Rp 1,974 triliun.

Seiring dengan kondisi bisnis teknologi informasi, kinerja perusahaan juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. Selain asset perusahaan yang terus meningkat, penjualan juga melejit mencapai Rp 2,57 triliun pada 2014, demikian juga laba komprehensif yang dicatat pada akhir 2014 sebesar Rp 81,35 triliun.

PT Anabatic Technologies Tbk akan menjual maksimal 30% saham baru perusahaan atau 642.857.200 unit saham dengan nilai nominal Rp 650-800 per saham. Book building direncanakan pada 4-12 juni dan penentuan harga pada 15 Juni. Penawaran perdana direncanakan pada 29 Juni-21 Juli 2015 dan penjatahan pada 2 Juli. Sedangkan listing akan dilakukan pada 6 Juli 2015.

Hasil penawaran saham menurut rencana sebesar 60% akan digunakan untuk mengembangkan bisnis perseroan dan entitas bisnis anak meliputi pengembangan produk dan perluasan pasar. Sebesar 20% untuk melunasi utang perusahaan dan 20% sisanya digunakan untuk menambah modal kerja perseroan.

Pertimbangan Investasi

Sebagai perusahaan yang menyediakan jasa teknologi informasi yang berkembang cepat saat ini, saham PT Anabatic Technologies Tbk adalah instrumen yang bisa menjadi pertimbangan investasi bagi investor. Hal itu didukung oleh:

• Tingkat pertumbuhan sektor teknologi informasi yang sangat pesat di Indonesia. Jika dibandingkan dengan Singapura dan Malaysia, tingkat belanja untuk IT terhadap GDP masih sangat kecil, yaitu 1,60%. Sedangkan Singapura 6,37% dan Malaysia 6,42%.

• PT Anabatic Technologies Tbk memiliki portofolio produk dan jasa yang komprehensif, yang ditopang oleh pengalaman dan kemampuan tim yang memiliki track record kuat.

PT Anabatic Tech Tbk.

• PT Anabatic Technologies Tbk adalah perusahaan teknologi informasi yang terintegrasi dan terkemuka di Indonesia. Anabatic menduduki peringkat kedua dari sisi revenue bila dibandingkan dengan 3 emiten lain yang tercatat di BEI untuk sub sektor computer dan jasa pendukung, yaitu Multipolar, Astra Graphia, dan Metrodata.

• Memiliki relasi pelanggan yang umumnya jangka panjang. (*/woro)

LATEST TIPS-APPS

Mengatur Pesan SOS di Smartphone Asus
BackUp Cloud di CloudMAX

2018-04-10 20:49:42