pulsa-logo

Ini Alasan Apple Perbanyak Varian Emas Pada Lini Produknya


Nariswari

Selasa, 23 Juni 2015 • 09:24

apple, varian emas, varian gold, ipad, iphone, tiongkok, tabloid pulsa


Bertahun-tahun lamanya Apple menggarap smartphone dan tablet, yang lebih mengedepankan fitur dan kinerja. Desain iPad, iPad Mini dan iPhone pun dianggap tidak banyak mengalami revolusi dan perubahan besar. Namun belakangan, Apple mulai menampilkan desain yang lebih "fashionable" dan bahkan ingin terlihat glamour, dengan mengemas versi emas (gold) untuk iPhone terbaru dan Apple Watch. Apa sebenarnya alasan Apple memperbanyak varian emas di lini produknya?

Menurut lansiran MacRumors, (22/06), pada wawancara eksklusif dengan Bloomberg Bussinessweek, Tim Cook -CEO Apple, membenarkan bahwa Apple memang menambahkan opsi warna emas di produk-produk generasi terbarunya. Cook mengatakan bahwa pemilihan warna emas bukanlah tanpa alasan tertentu, terutama untuk pasar di Tiongkok. Tim Cook mengatakan bahwa konsumen di Tiongkok sangat menggemari warna emas, dan hal inilah yang kemudian mendorong Apple untuk membuat desain emas di lini produk terbarunya, termasuk Apple Watch.

Bahkan Tim Cook mengatakan bahwa line-up iPhone 5S varian emas yang dirilis akhir 2013, adalah mencerminkan popularitas warna emas di pengguna iPhone di Tiongkok. Kabarnya, iPhone 5S varian emas memang laris manis di Tiongkok.  

Apple Inc mengambil patokan selera konsumen Tiongkok yang menggemari warna emas ke desain banyak produk Apple. Hal ini menjadi masukan berharga bagi Apple jika ingin produknya diterima dengan baik oleh konsumen di Tiongkok, yang merupakan pasar strategis Apple, mengingat Tiongkok adalah negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia.

Keputusan Apple menyesuaikan aspek dan selerea utama dari pasar Tiongkok untuk dihadirkan di perangkat Apple masa depan rasanya masuk akal, mengingat daerah Greater China telah menjadi pasar terbesar perusahaan selama beberapa tahun terakhir. Dalam laba kuartal kedua 2015, Tim Cook merinci pendapatan kuartalan untuk Greater China, tumbuh menjadi 71% dengan pendapatan total USD$ 16.8 milyar. Menurut data yang dikumpulkan oleh Bloomberg, Tiongkok menyumbang total 29-31% dari total pendapatan Apple pada kuartal Maret. (Nariswari)

sumber