Laku6 Ramaikan Toko Online Jual-Beli HP Bekas

laku6.comlaku6.com

Masyarakat Indonesia tercatat gemar bergonta-ganti perangkat ponsel. Dan salah satu cara untuk berganti ponsel dilakukan dengan membeli perangkat bekas pakai, yang dipandang memiliki sisi ekonomis (hemat) dibandingkan dengan membeli ponsel baru.  

Laku6 (www.laku6.com) merupakan startup toko online yang melihat potensi dari "kebiasaan" masyarakat tersebut, yang mana Laku6 melakukan kegiatan jual beli HP bekas di Indonesia.

Baru-baru ini, Laku6 telah mengumumkan bahwa mereka telah mendapatkan investasi tahap awal dari perusahaan modal ventura asal Singapura bernama Golden Gate Ventures (GGV). Sejumlah angel investor yang memiliki banyak pengalaman seputar distribusi perangkat mobile seperti Andy Zain (Managing Director di Mountain Kejora Ventures) pun ikut berpartisipasi dalam ronde ini.

Dilaporkan bahwa Laku6 akan menggunakan dana segar tersebut untuk membangun tim, meningkatkan persediaan produk, dan menopang kegiatan promosi. Bersama dengan investasi ini, Jeffry Paine selaku Managing Partner GGV akan ikut masuk sebagai anggota dewan Laku6.

"Laku6 memposisikan diri mereka di pasar-pasar berkembang dimana semakin banyak orang ingin meng-upgrade smartphone pertama mereka dan membeli HP second merupakan solusi yang terjangkau; ini merupakan kesempatan yang unik dan belum banyak tersentuh," jelas Jeffrey. "Kami percaya pada visi Alvin dan tim untuk membuat Laku6 sebagai tempat dimana aktivitas jual beli HP second dapat berlangsung secara aman dan nyaman," tambah Jeffrey.

Serial entrepreneur Alvin Yap dan Heng Shing Kae merupakan dua sosok yang mendirikan Laku6. Keduanya sudah pernah bekerja sama sebagai CEO dan CTO di startup mereka sebelumnya yakni platform online untuk bermain game mobile bernama TheMobileGamer (TMG). "Kami sangat yakin bahwa Laku6 harus hadir untuk membuat pengalaman jual beli ponsel bekas menjadi lebih aman dan simpel. Dengan suntikan dana baru ini, kami akan terus membantu pengguna kami meng-upgrade perangkat mereka dengan harga terjangkau," jelas Alvin.

Laku6 diluncurkan bulan Agustus 2015 lalu, yang menjual smartphone bekas bersertifikat secara online di Indonesia. Semua smartphone yang dijual memiliki garansi pengembalian selama 30 hari, dan dapat dibeli dengan metode cash on delivery (COD).

Masyarakat tanah air juga dapat menjual HP lama mereka di Laku6 dengan harga yang sudah ditetapkan dalam situs. Jadi, konsumen tidak lagi perlu repot harus bernegosiasi saat melakukan penjualan. Konsumen juga dapat segera melakukan tukar tambah dalam Laku6.

Tidak hanya itu, setiap harinya Laku6 juga menganalisa lebih dari 10.000 postingan penjual dari berbagai situs marketplace seperti OLX dan Kaskus. Melalui data tersebut, pengguna dapat mencari info harga HP bekas yang paling baru dan akurat secara gratis dalam Laku6. (*/woro)

Rate this item
(0 votes)