pulsa-logo

Dana 14% Pendapatan Huawei Dipakai Untuk Riset


Nariswari

Jum'at, 04 Desember 2015 • 16:25

R&D, riset, huawei, anggaran, tabloid pulsa


Dalam pasar global yang kompetitif, pisi riset aka R&D menjadi tulang punggung dari setiap perusahaan teknologi. Guna mewujudkan misi perusahaan dalam memenangkan persaingan global, tiap perusahaan harus menggabungkan kemajuan teknologi yang mutakhir ke dalam jajaran produk terbaru.

Perusahaan-perusahaan teknologi besar diketahui tidak sungkan menghabiskan dana miliaran dolar tiap tahunnya untuk pisi R&D. Dan, pada hari Selasa, (1/12/2015) lalu, Huawei dikabarkan telah menghabiskan sebanyak 14,5% dari pendapatannya untuk dipakai pisi pengembangan riset dan teknologinya.

Bahkan menurut info dari Bloomberg Businessweek, pesaing Huawei yakni Apple hanya menghabiskan sekitar 3,5% saja dari pendapatannya untuk pisi R&D. Jelas angka ini jauh lebih kecil dibandingkan perusahaan teknologi lainnya. Sebagai contoh, Google telah mengalokasikan sekitar 15% dari pendapatannya untuk mengembangkan pisi R&D, sementara Facebook dan Qualcomm lebih jor-joran dalam pengembangan pisi R&D, dengan menghabiskan masing-masing sekitar 22% dan 21%.

Berdasarkan keterangan di atas, diketahui bahwa Huawei telah menghabiskan prosentase anggaran untuk pengembangan R&D dengan nilai yang hampir sama seperti Google. Namun ini adalah persentase pendapatan yang dibelanjakan. Dan ketika bicara ke jumlah total yang dihabiskan, Apple menghabiskan sekitar USD $8,2 milyar di R&D, jauh lebih besar dari Huawei, Facebook atau pun Qualcomm. Dalam hal jumlah total uang yang dipakai, Huawei menghabiskan hanya sekitar USD $6,5 miliar pada departemen risetnya.

Yu Chengdong, CEO Huawei mengatakan bahwa pisi R&D di perusahaannya terus berupaya untuk mengembangkan  teknologi smartphone. Dan Huawei berambisi bisa melampaui Samsung di tahun depan. (Nariswari)

sumber