pulsa-logo

Minimalisir Pelecehan, Twitter Gandeng 40 Kelompok Sosial


Nariswari

Rabu, 10 Februari 2016 • 16:15

Twitter, ISIS, Jejaring Sosial, iOS, Cyber Bullying, Jejaring Sosial Blogging


Baru-baru ini Twitter mengumumkan ke publik bahwa pihaknya secara konsisten mengambil langkah-langkah preventif untuk lebih menjadikan Twitter sebagai jejaring sosial yang nyaman, ramah, dan lebih aman. Twitter mendeklarasikan bahwa mereka terus berupaya memerangi segala bentuk pelecehan, penghinaan. Termasuk cyber bullying.  

Guna mewujudkan upayanya tresebut, Twitter membentuk "Twitter Trust and Safety Council" dan menjalin kemitraan dengan 40 kelompok sosial dan advokasi anti-pelecehan. Beberapa di antaranya yaitu Internet Watch Foundation, ICT Watch, Cyber Civil Rights Initiative, Anti-Bullying Pro, Yakin dan The Wahid Institute.

"Sebenarnya tujuan kami adalah untuk memastikan bahwa tiap orang dapat terus mengekspresikan diri secara bebas, nyaman dan aman di Twitter. Untuk itu kita harus menyediakan lebih banyak alat dan kebijakan. Dengan ratusan juta twit yang dikirim per hari, volume konten di Twitter sangat besar, yang membuatnya sangat kompleks untuk menyerang orang lain dan rentan penyalahgunaan dalam berbicara ke pihak lain. Hal ini membutuhkan pendekatan berlapis, di mana masing-masing dari 320 juta pengguna kami berhak memiliki kenyamanan dan kebebasan berekspresi," tulis Twitter di akun resminya.

Penyalahgunaan jejaring sosial dan media online untuk melecehkan pihak lain, bukan masalah baru bagi Twitter. Dan pembentukan dewan keamanan bukanlah langkah pertama Twitter untuk mengekang cyber bullying. Pada Desember lalu, Twitter mengeluarkan kebijakan pelarangan penggunaan kata-kata kasar.

Di bawah pedoman baru itu, dimasukkan sekaligus larangan membuat ancaman kekerasan atau mempromosikan kekerasan, termasuk mengancam atau ancaman terorisme. Termasuk di dalamnya yaitu tidak menghasut atau terlibat dalam penyalahgunaan bertarget atau melakukan pelecehan terhadap orang lain. Sebagai info saja, pekan lalu Twitter mengaku baru saja menutup 125.000 akun yang berhubungan dengan ISIS.

Sayangnya, langkah terpuji Twitter ini tak sepenuhnya disambut baik oleh semua penggunanya. Nyatanya Brandon Carpenter, salah satu pengembang aplikasi Twitter untuk iOS, menerima banyak twit umpatan kemarahan ketika ia membela ide twitter untuk menentang segala bentuk pelecehan, bullying dan hasutan di jejaring mikro blogging ini. (Nariswari)

sumber

LATEST TIPS-APPS

Mengatur Pesan SOS di Smartphone Asus
BackUp Cloud di CloudMAX

2018-04-10 20:49:42