pulsa-logo

Galaxy S7 dan S7 edge di Korea dan Cina Dijual Tanpa Merek "Samsung"


Nariswari

Kamis, 25 Februari 2016 • 15:40


Samsung Galaxy S7 dan Galaxy S7 edge telah resmi dirilis beberapa hari lalu. Sambutan dan animonya begitu besar dari pasar. Namun ada satu hal menarik, yakni fakta bahwa di Korea Selatan, Galaxy S7 dan Galaxy S7 edge terlihat tanpa membawa merek dagang Samsung. Tetapi mengedepankan nama "Galaxy". Ada apa sebenarnya?

Kejadian itu tampaknya terjadi juga di Cina, dimana nama depan "Samsung" sudah menghilang dari Galaxy S7 dan S7 Edge.Dan ternyata pada halaman situs Samsung Korea telah menunjukkan pula bahwa branding "Samsung" pada Galaxy S7 dan Galaxy S7 edge tersebut memang hilang.

Bahkan hal tersebut sudah dimulai sejak tahun lalu, di mana ada informasi dari beberapa pengguna Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge di Jepang, yang melihat bahwa Samsung sudah menghilangkan merek Samsung di bagian depan perangkat tersebut.

Ada sejumlah alasan mengapa hal ini bisa terjadi. Pertama, Samsung memutuskan menghapus nama merek depan "Samsung" untuk membuat perangkat mereka memiliki merek yang lebih sederhana, mudah diingat  dan elegan. Atau nama depan merek memang sengaja dihapus, sehingga mencegah kemungkinan dari beberapa pihak yang menolak untuk membeli perangkat, yang kemungkinan memiliki sikap antpati terhadap merk tertentu, dalam hal ini "Samsung". Tapi tentu saja, nama Samsung tetap akan ada di dus atau perangkat dalam.

Alasan lainnya kemungkinan agar konsumen tidak bosan atau pun jenuh, hingga dapat menyebabkan konsumen tidak lagi tertarik atau berminat.

Selain itu, ada kemungkinan bahwa penghilangan nama "Samsung" di bagian depan nama produk sebagai hasil dari survei yang dilakukan terhadap konsumen di Korea dan Cina. Bisa jadi Samsung mengikut saran dari survei tersebut. (Nariswari)