pulsa-logo

Priv Terlalu Mahal, BlackBerry 'Nyerah' Bikin Android Lebih Murah


Arief Burhanuddin

Rabu, 13 April 2016 • 09:48

priv, terlalu, mahal, blackberry, nyerah, bikin, android, lebih, murah, spesifikasi


 

BlackBerry berencana untuk meluncurkan dua perangkat Android kelas  menengah tahun ini. Upaya BalckBerry ioni disebut oleh para analis sebagai "kesempatan terakhir" bagi BlckBerry untuk berbuat sesuatu yang benar di bisnis handset.

 

Perubahan ini muncul setelah BalckBerry mengakui bahwa harga Priv, ponsel pertama milik mereka yang menjalankan sistem operasi mobile Google terlalu mahal. Dalam sebuah wawancara dengan sebuah media yang berbasis di Abu Dhabi: The National, Chief executive BlackBerry, John Chen mengatakan bahwa akan ada 2 handset Android tahun ini dimana yang satu memiliki keyboard full dan satnunya berlayar touchscreen. NAmun Chen tidak memberi informasi kapan waktu peluncuran kedua ponsel Android ini.

 

Tahun lalu, BlackBerry meluncurkan perangkat pertama yang menjalankan sistem operasi Android yang disebut Priv. Priv ditujukan untuk pasar high-end, pasar dimana Apple dan Samsung ikut bermain dengan smartphoen flagshipnya. Tapi Chen mengatakan bahwa Priv terlalu mahal.

 


"Fakta bahwa kami datang dengan ponsel high-end (seperti Priv, perangkat Android pertama kami) mungkin tidak bijaksana," kata Chen.

 

"Banyak pelanggan BalckBerry telah mengatakan kepada kami, 'Aku ingin membeli ponsel, tapi harga $ 700 adalah sedikit terlalu malah bagi saya. Saya lebih tertarik pada handset seharga $ 400'."

 

Kehilangan Momentum

 

BlackBerry tampaknya akan mengalami perjuangan yang beratkarena kondisi pasar smartphone yang melambat dan persaingan yang ketat dalam kelas mid-range, terutama karena ia telah kehilangan banyak fitur kunci dan tidak memiliki faktor pembeda.

 

Dulu merek BlackBerry masih kuat dan keyboard QWERTY masih memiliki nilai jual yang baik, BlackBerry Messenger dan platformnya aman, namun saat ini hal itu telah berubah," kata Neil Shah, analis di Counterpoint Researchpada kepada CNBC melalui email.

 

"Touchscreen telah benar-benar menggantikan keyboard fisik dan jauh lebih baik dengan kemampuan analisis prediktif. Di Indonesia, pasar BBM telah diambil alih oleh Whatsapp dan aplikasi messaging lainnya." @ariefburhan

sumber berita

 

 

LATEST TIPS-APPS

Mengatur Pesan SOS di Smartphone Asus
BackUp Cloud di CloudMAX

2018-04-10 20:49:42