pulsa-logo

Seberapa Bagus OnePlus 3 Seharga Rp.5,2 Jutaan?


Deni Hardian

Rabu, 15 Juni 2016 • 14:02


Setelah kabar rumornya santer beredar di alam maya, kini OnePlus secara resmi telah memperkenalkan senjata terbarunya di segmen pasar premium, yakni OnePlus 3. Banyak pihak memprediksi bahwa smartphone yang dibanderol USD $399 (Rp.5,2 jutaan) ini bakal menjadi batu sandungan bagi produk-produk rivalnya di kelas setara. Apa latar belakangnya?

Hal itu tampaknya lebih banyak kepada spesifikasi yang dihadirkan di ponsel OnePlus 3. Pada sisi layar smartphone ini menyematkan panel AMOLED berukuran 5.5 inci, dengan resolusi tinggi full HD (1080p). Layar itu pun telah dilapis kaca kuat Corning Gorilla Glass 4.

Guna unjuk kecepatan dan performa kinerja yang cekatan, OnePlus 3 ditenagai oleh chip Snapdragon 820, dengan prosesor dual-core 2.15 GHz Kryo & dual-core 1.6 GHz Kryo. Itu merupakan chip mobile tercepat saat ini dari Qualcomm. CPU itu kemudian dikombinasikan bersama mesin pengolah grafis (GPU) Adreno 530 dan RAM ekstra besar 6GB. Ya, itu diatas rata-rata memori RAM smartphone paling premium saat ini, yang biasanya di angka 4GB. Itu pun dikolaborasikan lagi dengan penyimpanan data yang tak kalah leganya, 64GB. Namun, tanpa dukungan slot kartu microSD.  

Pada kemampuan fotografi, OnePlus 3 telah membenamkan sensor Sony IMX298 berkekuatan 16 megapiksel di bagian belakang, dimana disokong fitur pendukung seperti OIS (Optical Image Stabilization), PDAF, lampu flash LED dan daya rekam video 4K. Sementara pada sisi depan, OnePlus 3 menancapkan sensor Sony IMX179 kaliber 8 megapiksel, yang mendukung kemampuan rekam video full HD, dilengkapi Electric Image Stabilization (EIS) untuk memberikan kestabilan saat berfoto selfie.


Tidak hanya itu, OnePlus 3 pun ditunjang fitur pemindai sidik jari (fingerprint sensor), koneksi 4G LTE Cat.6, dual-SIM, NFC, dan baterai 3000 mAh berkemampun isi daya cepat (fast Charge - 5V 4A).

Dan ternyata keunggulan OnePlus 3 tidak hanya di sisi fitur dan spek saja. Desain dari smartphone Android 6.0.1 Marshmallow (Oxygen OS) ini pun dikemas bersama bodi belakang dari materail anodized alumunium, yang selain solid dan kokoh mampu memberikan kesan mewah dan elegan. Pilihan warna yang disediakan yakni graphite dan Gold.

Nah, membandingkan banderol OnePlus 3 dengan jeroan dan fitur yang ditawarkannya, memang smartphone ini bakal mampu merecoki strategi pemasaran para rivalnya di kelas atas. Tapi, untuk pasar Indonesia bakal "aman-aman" saja, mengingat pihak prinsipal OnePlus baru-baru ini telah menyatakan vendor asal Cina ini untuk mundur dari pasar ponsel tanah air. Tampaknya terkait regulasi TKDN yang diterapkan oleh pemerintah. (Dn/Wr)

Sumber