pulsa-logo

Lagi, CEO BlackBerry Kritik Apple


dian iskandar

Kamis, 21 Juli 2016 • 14:26

Lagi, CEO BlackBerry Kritik Apple, Blackberry vs Apple, tabloid pulsa


CEO Blackberry John Chen, image source: TwitterCEO Blackberry John Chen, image source: Twitter

CEO BlackBerry John Chen baru-baru ini melontarkan pernyataan keras yang ditujukan untuk CEO Apple. Selama sesi Q&A di BlackBerry Security Cummit, Chen mengatakan bahwa Apple menempatkan dirinya berhadapan dengan masyarakat dengan menolak untuk membuka iPhone 5c yang digunakan oleh pelaku teroris.

Chen mengatakan bahwa tindakan Apple 'mengganggu'. "Jika dunia berada dalam bahaya, kita harus bisa membantu," kata petinggi BlackBerry itu seperti dikutip dari Appleinsider. Meskipun begitu, Chen mengatakan bahwa dia juga menentang gagasan pembuat undang-undang yang memaksa produsen untuk menyertakan pintu belakang pada perangkat mobile mereka. "Ada usulan oleh legislative di AS, dan saya yakin itu akan diikuti oleh Uni Eropa, dimana setiap vendor perlu menyediakan pintu belakang. Itu tidak akan ‘mungkin’. Itu hanya tidak," kata Chen.

Sebetulnya pernyataan Chen tidak sepenuhnya benar. Apple beberapa kali pernah mambuka iphone guna penegakan hukum. Khusus untuk iPhone milik pelaku teroris di San Bernanrdino terkait dengan perubahan password yang dibuat oleh kota tersebut. Satu-satu jalan untuk membukanya adalah dengan membuat versi iOS yang khusus. Jadi Apple menolak menyatakan bahwa "pemerintah AS telah meminta kami untuk sesuatu yang kami tidak punya, dan sesuatu yang kami anggap terlalu berbahaya untuk dibuat. Mereka telah meminta kami untuk membangun backdoor ke iPhone"

Ini bukan pertama kalinya bahwa Chen mengkritik petinggi Apple. Tahun lalu, Apple menolak untuk membuka iPhone 5s milih pengedar narkoba lalu kemudian Chen untuk menulis di Blog BlackBerry resmi "kita akan berada di tempat yang gelap ketika perusahaan menempatkan reputasi mereka di atas kebaikan yang lebih besar." (*)

Sumber