pulsa-logo

Hands-on Lenovo A6600 Plus


Woro Ari Prianto

Selasa, 15 November 2016 • 10:18

lenovo,a6600 plus,hands on


Sekarang ini fitur dan spesifikasi tak lagi mendominasi dalam pemilihan sebuah perangkat smartphone. Konsumen pun menginginkan ponsel pintar yang dibelinya atau dimilikinya mempunyai desain dan tampilan yang juga menarik, mampu mendukung gaya hidup kekinian.

Salah satu produk terbaru di pasaran yakni Lenovo A6600 Plus. Selain dibanderol menggoda, dengan paketan penjualan yang mengiurkan tentunya konsumen ingin mengetahui lebih jauh tentang ponsel ini. Dan, mengenal serta "merasakan" desainnya secara lebih dekat.

PULSA akan mencoba memberikan gambaran sensasi kali pertama kami melihat, menyentuh dan menggenggamnya. Termasuk mencoba 'memainkan' beberapa daleman fiturnya. Ini ulasan singkat kami.

Saat pertama memegang dan menggenggamnya terasa nyaman. Kontur desainnya membulat, dengan sudut-sudut bodi yang ramah di tangan. Pun tongkrongannya relatif ramping dan ringan, dengan tebal 8,8mm dan berat 142 gram.



Baca juga: Ini Spek dan Paket Penjualan Lenovo A6600 Plus

Namun, jelas terlihat dan terasa jika bahan casing bodi belakang dibuat dari plastik biasa, yang tak nampak istimewa. Beruntung kelirnya doff, hingga tak mudah menjejakkan bekas sidik jari. Lain dengan material kaca depan, yang cukup menjadi magnet untuk bekas sidik jari-jemari.

Meski lubang loudspeaker  dialokasikan di bodi belakang, semburan audio dari ponsel Lenovo A6600 Plus masih terdengar kencang. Meski ponsel ditaruh di bidang datar semisal meja. Itu dikarenakan desain modul kamera yang menyembul, tak rata dengan bodi ponsel hingga menyisakan jarak/ruang untuk aliran suara yang keluar dari lubang loudspeaker.

Tombol power dan volume roker di ponsel ini dipasang di sisi kanan bodi, sedangkan di sebelah kiri dibuat polos minimalis. Port microUSB bercokol di bagian atas bodi, bersebelahan dengan port jack audio 3.5mm. Sementara itu, tombol navigasi kapasitif dipasang di bawah layar, tanpa lampu lampu latar (backlight).  Imbasnya, sedikit bikin repot saat gelap, bila belum terbiasa.

Untuk menemukan baterai, dua slot kartu microSIM dan slot kartu microSD, cukup membuka casing belakang bodi. Penyuplai daya kepunyaan Lenovo A6600 Plus bisa dicopot-pasang (removable).

Dari sisi antarmuka sendiri, ponsel Lenovo A6600 Plus ini terbilang oke, dengan balutan sistem operasi Android 6.0 Marshmallow. Saat dijajal melakukan akses transisi menu, tap, gulir atau sapuan ke layar, responnya terbilang apik. Pun saat dicoba mengetik di keyboard virtualnya, enak juga, tanpa kendala.

Berdasarkan pengalaman tersebut, Lenovo A6600 Plus nyata enak dan pas dibawa bepergian, dengan ukuran bodi yang pas tak bongsor serta relatif ringan. Namun dari sisi penampilan bisa dikatakan standar, tak terlalu istimewa. Namun masih cukup wajar sebagai ponsel di kelas Rp 1,5 jutaan. (wr)