Pemasok Apple di Cina Enggan Pindah Produksi ke AS

Apple Pindah Produksi Ke AS Images Data 2016 Desember Thumb Other400 0

Selama masa kampanye, Donald Trump yang telah memenangi pilihan presiden AS, memanggil beberapa petinggi industri teknologi AS untuk membuat langkah strategis di masa depan. Salah satunya terkait penggunaan tenaga kerja luar negeri yang dianggap murah.

Hal itu dirasa mengganggu Trump dikarenakan dua alasan. Tidak hanya berimbas bagi pekerja perakitan di AS yang tidak mendapatkan manfaat dari melonjaknya penjualan perangkat mobile, tetapi Trump melihat bahwa konsumen AS dan masyarakat global benar-benar harus membayar gaji pekerja asing ketika mereka membeli iPhone baru. Hal itulah yang kemudian mengusik pikiran Trump hingga memiliki inisiatif untuk mengadakan pembicaraan dengan Apple guna memindahkan pabrik perakitan iPhone ke AS.

Beberapa waktu lalu Trump berbicara dengan Foxconn dan Pegatron tentang kemungkinan perakitan iPhone di Amerika Serikat. Sementara Foxconn dikabarkan setuju membantu Apple terkait logistik dan realisasi dari langkah tersebut, Pegatron mengatakan jika biaya yang bakal dikeluarkan untuk mewujudkan langkah itu akan menjadi penghalang, demikian dikutip dari Phone Arena, (29/12).

Berdasar laporan terbaru, sebagian besar pemasok di Cina untuk iPhone mengatakan bahwa ide memindahkan pabrik perakitan ke AS untuk peralatan perakitan yang tidak bergerak dan kemudian memindahkan setiap operasinya ke AS merupakan hal yang sedikit mustahil.   

Salah satu perusahaan yang menentang ide pemindahan tersebut adalah Lens Technologies, yang selama ini memasok komponen kaca untuk iPhone generasi terbaru. Lens Technologies mengatakan bahwa pemindahan pabrik perakitan ke AS dikatakan sebagai hal yang tidak mungkin. Dan mereka pun mengkuatirkan harus membayar upah lebih tinggi. Selain itu menyatakan bahwa pekerja AS kurang fleksibel saat mereka melakukan pencocokan jadwal kerja dengan permintaan produk-produk yang dipesan oleh perusahaan. Lens Technologies  mengatakan bahwa inisiatif ini lebih bermuatan negatif dan membawa pengaruh buruk terhadap biaya yang lebih tinggi.

Secara keseluruhan, Apple telah membangun sebuah sistem rantai pasokan di Cina dengan melibatkan beberapa pemasok secara fisik, diantaranya Foxconn dan Pegatron. Memindahkan produksi iPhone ke AS kemungkinan besar tidak akan memungkinkan Apple mengkopi sistem rantai pasokan. Pemasok akan memiliki sistem kerja mereka sendiri. Pesanan untuk komponen logam tertentu akan mengambil waktu 10-hari untuk bisa dipenuhi oleh produsen pasokan komponen di Shenzhen. Bahkan bisa memakan waktu hingga satu bulan sejak perusahaan AS itu melakukan pemesanan.

Trump mengatakan bahwa dirinya bakal memberlakukan tarif 35% pada produk seperti iPhone yang dibuat di luar negeri dan dikirim ke Amerika Serikat. Dan itu cukup masuk akal jika kemudian Apple harus memikirkan cara untuk menekan harga produknya, dimana salah satunya dengan membuka pabrik perakitan iPhone di AS. (nrs/wr)

Sumber: Phone Arena

Rate this item
(0 votes)