pulsa-logo

Seluk Beluk Powerbank(1): Mengapa Ada Pasir di Powerbank Abal Abal?


Arief Burhanuddin

Kamis, 19 Januari 2017 • 12:15

powerbank abal-abal


Bagi pengguna smartphone yang selalu mobile, keberadaan powerbank seakan menjadi teman setia dimanapun ia berada.  Outlet listrik tak selamanya tersedia, dan jikalau ada berarti ia harus berlama-lama berdiam di suatu tempat untuk menunggu hingga abterai ponselnya cukup terisi.

 

Namun sayangnya, demi  meraup margin keuntungan yang besar, banyak produsen powerbank yang tega mencurangi konsumennya dengan menuliskan kapasitas yang tidak sesuai dengan aslinya. Misal, powerebank abal-abal ditulis kapasitas dayanya 10.000 mAh, namun setelah diukur cuma mampu menampung daya 3.000mAh.

 

Yang menarik, saat powerbank abal-abal dibongkar, selain berisi baterai dengan kapasitas tak sesuai, juga menyertakan kantong pasir di dalamnya.  Dalam banyak kasus, pasir seolah menjadi material ‘favorit’ yang harus disertakan dalam powerbank aspal (asli tapi palsu tersebut), mengapa?

 

Denny, praktisi sekaligus produsen powerbank merek Delcell mengemukakan bahwa pasir memang menjadi bahan favorit powerbank abal-abal karena beberapa alasan.


 

“Yang pertama, pasir digunakan untuk menambah bobot unit powerbank karena baterainya kecil dan orang bisa curiga kalau bobotnya terlalu enteng tapi kapasitas yang tertulis besar,” Ungkap Denny.

 

“Yang kedua, pasir merupakan bahan yang paling murah untuk menambah bobot powerbank,” Lanjutnya. “Andaikan produsen powerbank abal-abal menggunakan sel baterai palsupun, harganya tetap lebih tinggi dibanding pasir.” Denny menambahkan, “bahkan jika dibanding besipun, harganya masih lebih murah pasir.”

 

Lebih lanjut Denny menambahkan, konsumen juga harus teliti dengan dimensi dari powerbank itu sendiri. Jika dimensinya kecil namun kapasitas yang tertulis tidak masuk akal, maka powerbank tersebut perlu dicurigai.  (AB)

 

sumber foto :Says

 

 

LATEST TIPS-APPS

Scan Ragam Dokumen Dengan Mudah
Scan Ragam Dokumen Dengan Mudah

2018-05-22 20:01:44