pulsa-logo

MataRakyat, Solusi Quick-Real-Count Pilkada DKI Jakarta


Woro Ari Prianto

Kamis, 19 Januari 2017 • 20:08

matarakyat,quick real count,pilkada DKI,aplikasi,aplikasi hitung cepat


Hendra Kendro, CEO inTouch Innovate Indonesia (kiri)Hendra Kendro, CEO inTouch Innovate Indonesia (kiri)

Berita soal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan berlangsung pada 15 Februari 2017 mendatang terus menyita perhatian masyarakat Indonesia. Tentunya hasil pilihan dari 7,1 juta warga DKI yang tersebar di 13.000 Tempat Pemungutan Suara (TPS) pun akan menjadi momen nasional yang ditunggu-tunggu masyarakat.

Untuk membantu memberikan informasi cepat soal hasil Pilkada DKI Jakarta nantinya, inTouch Innovate Indonesia menggandeng beberapa mitra seperti Microsoft Indonesia mengembangkan MataRakyat. Yakni aplikasi penghitungan suara yang dapat menginformasikan hasil penghitungan secara riil dan cepat (real and quick count), yakni sebatas beberapa menit setelah masing-masing TPS memperoleh suara akhir.

"Hasil resmi penghitungan suara akan disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam 12 hari setelah tanggal 15 Feb. Selama rentang waktu tersebut, sistem quick count yang mengambil sampling 2% dari total data real count biasanya masih menjadi andalan untuk memprediksi hasil Pilkada. Tahun ini, aplikasi MataRakyat yang memanfaatkan cloud service Microsoft Azure pun hadir untuk membantu memberikan hasil survei secara riil dan cepat dengan metode Crowd Participation oleh eSaksi relawan," ujar Hendra Kendro, CEO inTouch Innovate Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, (18/01).

 

eSaksi adalah relawan yang tersebar di lima wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu yang menggunakan ponsel masing-masing untuk mengunggah hasil pemilihan ke server MataRakyat secara real time dari masing-masing TPS, yakni tepat ketika TPS ditutup dan Formulir Plano C1 ditandatangani para saksi.

"Penggunaan validasi eSaksi, GeoTagging, time-stampped, dan peer validation ini kami harapkan akan menjamin hasil MataRakyat yang lebih akurat, independen, dan akuntabel," jelas Dhana Galindra, Project Manager MataRakyat.

Sebagai informasi pula, selain melalui aplikasi mobile dan website MataRakyat, hasil Real Quick Count MataRakyat juga akan disiarkan secara langsung melalui MetroTV sebagai official media partner MataRakyat.


Keseluruhan proyek MataRakyat ini dikatakan dibangun dari hasil sumbangan relawan perorangan maupun korporasi. "Sesuai dengan slogan iVote, iCount, iShare, MataRakyat merupakan platform bagi rakyat yang peduli untuk ikut mengawal hasil pemilu yang demokratis dan transparan. Saya yakin hal ini akan menjadi tren cara rakyat Indonesia memantau hasil pemilu yang akan datang; termasuk pemilihan legislatif dan pemilihan presiden yang berskala nasional," pungkas Hendra Kendro.

Bagi pengguna Android, aplikasi MataRakyat sudah bisa diunduh secara gratis di Google Play Store. (*/wr)