pulsa-logo

Xiaomi Mi Notebook Air II Pakai Casing Logam Ringan


Arief Burhanuddin

Jum'at, 20 Januari 2017 • 15:05

Xiaomi Mi Notebook Air II, xiaomi, harga xiaomi notebook


Di kuartal pertama tahun 2017 ini, Xiaomi  dikabarkan akan meluncurkan notebook generasi terbarunya, yang akan dinamakan sebagai Xiaomi Mi Notebook Air Generasi ke-II.  Sebenarnya notebook ini adalah notebook generasi penerus dari Mi Notebook Air yang diperkenalkan oleh Xiaomi pada bulan Juli tahun lalu, yang diikuti oleh versi model 4G yang diperkenalkan pada bulan Desember 2016. Kabarnya, Generasi ke-II ini akan siap untuk diperkenalkan di beberapa negara pada akhir tahun ini.

 

Seperti dilansir dari GSM Arena , Xiaomi Mi Notebook Air generasi  kedua ini memang sejauh ini belum banyak diulas  dan belum banyak rumor yang berkembang terkait perangkat tersebut. Namun di Weibo, sempat beredar kabar yang  memuat bocoran  spesifikasi dan desain dari notebook tersebut  yang  mengklaim bahwa Xiaomi Mi Notebook Air generasi  kedua ini  akan dibangun dengan chassis magnesium-lithium ultralight. Hal ini akan memungkinkan laptop berlayar 12,5 inchi ini memiliki bobot  lebih ringan hanya seberat  1.07kg Mi Notebook Air dari 2016. Nah, sebagai perbandingan untuk Anda,  NEC Lavie Z yang memiliki layar  13,3 inci yang dirilis  tahun 2012 memiliki casing yang  menggunakan bahan magnesium alloy-lithium, dan perangkat ini memiliki bobot  hanya 0.88kg. Sebagai perbandingan, Mi Notebook Air  yang dirilis  tahun lalu memiliki  bobot  1.28kg.

 

Adapun chassis untuk  Mi Notebook  generasi terbaru akan diproduksi secara eksklusif oleh sebuah perusahaan yang berbasis di China yakni TaiSol Electronics dan joint-venture penyedia solusi  casing logam ringan  yang berbasis di  Jepang yakni  Shinsho, sementara Inventec akan bertindak sebagai ODM untuk laptop.  Paduan bahan magnesium-lithium memungkinkan chassis  menjadi 75% lebih ringan dibandingkan jika vendor menggunakan bahan hanya  aluminium alloy saja. Akan tetapi  pada saat yang sama, satu-satunya kelemahan untuk solusi magnesium-lithium adalah bahwa bahan ini berpengaruh  pada harga jual.  Karena bahan ini tergolong agak mahal.  (Nariswari)