pulsa-logo

Hugo Barra Cabut dari Xiaomi, Ini Alasannya


dian iskandar

Senin, 23 Januari 2017 • 22:23

Hugo Barra Cabut dari Xiaomi, Ini Alasannya,hugo barra,petinggi xiaomi,VP xiaomi,alasan hugo barra


Hugo Barra (membentangkan tangan), sumber: Koleksi pribadi @facebookHugo Barra (membentangkan tangan), sumber: Koleksi pribadi @facebook

Berita cukup mengejutkan datang dari VP Xiaomi, Hugo Barra. Pria yang pernah bergabung dengan Google ini baru saja mengumumkan akan meninggalkan perusahaan asal Cina tersebut dan kembali ke Silicon Valley. Alasan utama waktu Xiaomi merekrut Hugo Barra adalah untuk membantu memperluas bisnis smartphone secara global.

Xiaomi berupaya untuk memasuki pasar AS selama bertahun-tahun, tetapi perusahaan itu tidak memberikan tenggat waktu untuk bergerak. Xiaomi sudah memulai petualangannya di negeri Paman Sam itu pada tahun lalu.

Hari ini, Hugo Barra menulis pesan panjang pada halaman Facebook-nya, yang menjelaskan mengapa dia memutuskan untuk meninggalkan Xiaomi, juga untuk menjelaskan rencana masa depannya.

"…..apa yang saya sadari adalah bahwa beberapa tahun terakhir hidup di lingkungan yang tunggal telah mengambil pengaruh besar pada hidup saya dan mulai mempengaruhi kesehatan saya. Teman-teman saya, apa yang saya anggap sebagai rumah saya, dan kehidupan saya kembali di Silicon Valley, yang juga lebih dekat dengan keluarga saya. Melihat betapa aku sudah tertinggal beberapa tahun terakhir ini, jelas bagi saya bahwa sudah tiba saatnya untuk kembali."

Menurut Barra, Xiaomi dalam posisi yang sangat baik pada ekspansi jalan global, sehingga membuat keputusannya jadi lebih mudah. Dia juga menyoroti prestasi perusahaan di India di mana Xiaomi dilaporkan meraup 1 miliar dolar AS pendapatan tahunan, serta ekspansi di negara-negara lain seperti Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Mengenai rencana ke depan, Hugo Barra agak samar dan berkata bahwa dia akan meninggalkan Xiaomi setelah Tahun Baru Imlek di bulan Februari. Dia akan mengambil libur dan akan memulai "petualangan baru kembali ke Silicon Valley."(*)

Sumber: Hugo Barra (Facebook) via Phonearena