pulsa-logo

"CIA Bisa Intip WhatsApp dengan Mudah"


Arief Burhanuddin

Rabu, 08 Maret 2017 • 14:38

whatsapp, cia, hacker, hacking, smartphone hacking


CIA dikenal memiliki kemampuan untuk melewati enkripsi pada sejumlah aplikasi messaging populer termasuk WhatsApp> al itu diungkapkan oleh dokumen Wikileaks yang baru saja dirilis.

 

Organisasi whistle-blowing (pembocor isu) ini baru saja mempublikasikan 8.761 file, dimana Julian Assange,-pendiri Wikileaks-, mengklaim kesemuanya berisi "seluruh kapasitas hacking CIA".

 

Publikasi ini disebut sebagai bagian pertama dari serial yang disebut sebagai  koleksi 'Vault 7'.

 

Sebuah rilis WikiLeaks mengklaim bahwa CIA telah menggunakan malware dan perangkat hacking untuk melakukan hacking jarak jauh dan mampu mengubah TV menjadi mikrofon rahasia.


 

"Teknik ini mengizinkan CIA untuk mencegat enkripsi dari aplikasi messaging WhatsApp, Signal, Telegram, Wiebo, Confide dan Cloackman dengan cara melakukan hacking pada smartphone dimana aplikasi tersebut dijalankan dan kemudian mengumpulkan pesan dan audio sebelum dienkripsi," Lanjut bocoran tersebut.

 

Klaim Wikileaks ini tentunya akan menyebabkan kekhawatiran besar di antara pengguna WhatsApp. Banyak dari mereka sebelumnya menunjukkan reaksi kemarahan dengan adanya berita bahwa aplikasi Whatsapp akan mulai berbagi data dengan Facebook tahun lalu.

 

Rencana tersebut dibatalkan setelah Komisaris bidang Informasi Elizabeth Denham melakukan penyelidikan.

 

Rilis dari WikiLeaks menunjukkan bahwa mata-mata pemerintah memiliki akses ke pengguna 'semua pesan, meskipun Whatsapp sudah menggunakan enkripsi end-to-end yang dirancang untuk melindungi privasi pengguna.

 

Bagaimanapun, dalam rilis tersbeut CIA tidak melakukan hacking terhadap aplikasi Whatsapp, tapi bekerja di luar sistem enkripsi dengan membidik smartphone penggunanya.

 

Sumber: independent