pulsa-logo

Bos Huawei: Kirin Kunci Suksesnya di Bisnis Smartphone


dian iskandar

Selasa, 14 Maret 2017 • 12:59

Bos Huawei: Kirin Kunci Suksesnya di Bisnis Smartphone


CEO Huawei Chengdong Yu, sumber: Gizchina.comCEO Huawei Chengdong Yu, sumber: Gizchina.com

Di saat  persaingan antar perusahaan produsen prosesor  saling bersaing ketat, salah satu pabrikan processor ternama yakni  Huawei yang memiliki portfolio prosesor Kirin,  tidak menyurutkan langkahnya dalam menggarap seri prosesor terbaru. Ini dikarenakan Huawei memiliki keyakinan dan kepercayaan diri yang besar yang dijadikan modal untuk berkompetisi dengan pabrikan  prosesor lainnya seperti misalnya MediaTek, Qualcomm dan Samsung.

Dilansir dari Gizchina, optimisme Huawei ini diungkapkan oleh CEO Huawei, Chengdong Yu, melalui wawancara yang dilakukannya baru-baru ini saat beliau menjadi bintang tamu di sebuah acara TV  di Cina  yang mengupas  masalah bisnis dan keuangan.

Pada kesempatan itu, Chengdong Yumengatakan bahwa  kesuksesan Huawei sebagai produsen perangkat berkat produk inovatif Kirinyang dia klaim jauh lebih kompleks daripada chip Intel.

Menurut Yu, Huawei menghabiskan sekitar 10 miliar dolar AS per tahun untuk pengembangan  penelitian dan riset. Dan langkah investasi ini terbukti “manjur” dengan menempatkan Huawei  sebagai posisi ketiga tertinggi perusahaan yang paling “boros” dalam hal  berinvestasi untuk  pengembangan  R & D di  dunia. Menyusul posisiIntel dan Microsoft.

Adapun flagships anyar Huawei  yang menjalankan prosesor yang baru dirilis oleh Huawei yakni  Kirin 960 yakni Huawei  Mate 9 dan Huawei P10.

Sejauh ini, prosesor  Kirin 960 telah terbukti menjadi hits  besar untuk Huawei, dengan meraih  skor benchmark  yang cukup tinggi  dan mengalahkan prosesor lainnya seperti A10 dari Apple dan Snapdragon 821 besutan Qualcomm.

Kirin 960 juga dikenal piawai untuk mendukung berbagai  perangkat yang  memiliki spesifikasi besar dan membutuhkan efisiensi energi cukup tinggi. Dan menjadikan Kirin  960 adalah pilihan prosesor yang sangat tepat untuk  digunakan di smartphone dengan spesifikasi tinggi seperti Huawei  P10. (Nariswari)


Sumber: Gizchina