pulsa-logo

Samsung Galaxy S8 Terkendala Pasokan Chipset?


dian iskandar

Rabu, 29 Maret 2017 • 10:24

Samsung Galaxy S8 Terkendala Pasokan Chipset?


Samsung disinyalir tengah mengalami masalah besar saat menggarap Samsung Galaxy S8 danS8 +, yakni terkait dengan pasokan  chip processor  yang terbatas. Hal ini tentu akan “mengancam”  jadwal rilis  yang bisa jadi akan mundur, atau bahkan dampak lain yang kurang menyenangkan.

Seperti dilansir dari Phonearena, sebuah kabar terbaru  yang diperoleh dari pemberitaan di media lokal di Korea Selatan menyebutkan bahwa Samsung akan menghadapi masalah serius terkait dengan pasokan  chipset dari Qualcomm.

Seperti Anda ketahui,  Samsung Galaxy S8 dan Samsung Galaxy S8 + yang akan diperkenalkanoleh Samsung, akan menggunakan  processor  terbaru dari Qualcomm  yakni Snapdragon 835. Namun kabarnya, Qualcomm  kewalahan dan mengalami kendalauntuk memenuhi jadwal produksipesanan chipset untukSamsung. Jelas ini akan menimbulkan masalah dalam sebuah rantai produksi.

Selain itu, Samsung sendirinantinya akan merilisSamsung Galaxy S8 dan Samsung Galaxy S8 + dalam dua varian yakni yang  akan menjalankan   processor  Exynos 8895 SoCdan processor  Snapdragon 835.  Setali tiga uang dengan Qualcomm,  ternyata Samsung  yang memasok processor  Exynos 8895 SoCjuga mengalami kendala dalam memenuhi  order  chipset  tepat waktu. Jelas ini akan menjadikan Samsung  menunda proses  produksidan berujung pada molornya jadwal peluncuran perangkat andalan Samsung  tersebut.

Versi Samsung Galaxy S8 dan Samsung Galaxy S8 +  yang menggunakan processor  Snapdragon 835 akan diluncurkankepasarAS. Sedangkan Samsung Galaxy S8 dan Samsung Galaxy S8 +  yang menggunakan  processor Exynos  8895 SoC akan dipasarkan ke Asia, dan neagara-neagara lain selain AS.  Kedua  processor tersebutdibuat menggunakan proses 10nm, dank arena tingkat kesulitan dalam produksinya, menjadikan Samsung dan Qualcomm sama-sama mengalami kendala dalam memenuhi pasokan  processor ke Samsung.

Dan ternyata masalah yang “mengintai” tidak hanya berhenti di situ saja. Seorang analis industri di Korea Selatan  menyabutkan bahwa pihaknya memprediksi bahwa penjualan Samsung bisaterancam anjlok , dikarenakanpasokan dari Galaxy S8 dan Galaxy S8 + gagal untuk menyesuaikan dengan permintaan pasar yang cukup tinggi. (Nariswari)

Sumber: Phonearena