pulsa-logo

Gesture Finger Print akan Jadi Fitur Umum


dian iskandar

Rabu, 29 Maret 2017 • 17:35

Gesture Finger Print akan Jadi Fitur Umum


image source: Androidpolice.comimage source: Androidpolice.com

Awal  tahun lalu, fiturpemindai sidik jari masih tergolong premium. Sekarang meskipunfitur ini masih dibenamkanpada skala kecil dan belum diterapkan kesemua merek global, namun diprediksi akan menjadi sebuah “fitur biasa” dari semua smartphonekelas menengah dan smartphone premium  terbaru.

Seiring berjalannya waktu, ukuran layar smartphone  semakin besar dan ukuran layar yang makin lapang inimemerlukan alternatif untuk metode input dari  yang saat ini digunakanyaitubidang panel sidik jari.

Tahun lalu, beberapa ponsel yang menggunakan pemindai sidik jari built-in dengan kualitas pemindaian  yang  “di atas rata-rata”, dan dalam hal inisensor biometrik yang digunakan oleh smartphone tersebut dapat menanganitugas-tugas lain dari sekedar otentikasi pengguna.

Beberapa smartphone keren seperti Google Pixel dan Pixel XL, Huawei P9, dan Honor 8,  adalah smartphone yang dibekali dengan fitur pemindai sidik jari terbaik terbaik  yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan berbagai bagian antarmuka dengan menggesekkan jari mereka.Dan sensor biometrik yang dimiliki oleh smartphone tersebutsangat sensitive.

Dalam beberapa waktu mendatang, fitur pemindai sidik jari ini akan terus berkembang. Bahkan diprediksi ada fitur baru yang akan lahir yakni  “Gesture Fingerprint”  yang bakalan jadi fitur alternatif  yang akan disematkan di smartphone generasi masa depan.  Seperti apa fitur ini?

Seperti dilansir dari Phonearena, selamaini, proses input  sidikjari di smartphone  membutuhkan dua tangan. Satu tangan memegang smartphone, tangan yang lain melakukan input sidik jari.  Inilah alasan mengapa fitur baru tersebut akanmenjadi andalan untuk semua smartphone masa depan.

Gerakan pemindai sidik jari dapat membantupengguna untuk mengoperasikan input sidik jari hanya dengansatu tangandan sangatmudah digunakan pada layar yang lebih besar.


Pertama-tama, smartphone  seperti Samsung dan LG, memilikistandaraspek rasio16 :9 mendukung display  yang  lebih tinggi yang membantu memaksimalkan ruang yang tersedia, dan bezel  smartphone semakin sempit danmemaksimalkan ruang untuk layar.

Penggunaan satu tangan di layar smartphone yang  lapangbahkan lebih besar dari 5,5 inci, tentu akan menyulitkan bila Andamelakukan input sidik jari hanya menggunakan satu tangan saja. 

Sekarang bayangkan betapa lebih mudahnya pengoperasian di smartphone dengan layar  di atas 6 inci. Anda cukup men-swipe bagian panel layar sentuh untuk memunculkan beragampemberitahuan di smartphone Anda.  Bagi Anda yang memiliki Google Pixel, atau Nexus 6P atau 5X setelah update terbaru, bisa melihat fitur baru ini. Meskipunsepertinya belummeluas di seluruh seluruh OS,namun fitur iniadalah fitur yang sangat memudahkan Anda  yang  terbiasa menggunakan smartphone dengan satu tangan (one handed user).

Vendor lain, seperti Huawei (dengan P9, Honor 8, dan Mate 9 yang  dirilisnya  di  tahun lalu, dan baru-baru ini merilis Huawei  P10 ), mengambil langkah-langkah  yang  lebih jauh dengan menerapkanfitur pemindaian sidik jari jadi jauh lebih canggih. Yakni dengan mengembangkan sensor gerakan ke dalam scanner sidik jari.

Misalnya, Anda dapat menelusuri galeri Anda dengan menggesekkan secara vertikal di atas pemindai sidik jari di Mate 9, ataumenampilkanlayar recents widgets  Anda dengan hanya menggesekkan ke kiri pada P10 tersebut.Misalnya, Anda dapat  dengan  mudah  menggulirkanke atas dan ke bawah halaman web dengan hanya menggesekkanbagianatas pemindai, atau akan kembali atau maju dengan menggesekkan bagian  pemindaian kekiri dan kanan. Ataudouble tapuntuk beralih antara aplikasi.

Salah satu keuntungan utama dari metode input ini adalah bahwa, tidak peduli apakah pemindai ditempatkan di depan atau di belakang ponsel, namun metode inidirancang sedemikian rupa untuk memudahkan pengguna saatmemegang perangkat tersebut dengan satu tangan. Ini berarti bahwa Anda dapat dengan mudah melakukan gerakan, input dan pengoperasian perangkat dan tidak peduli seberapa besar ukuran layar ponsel Anda.  (Nariswari)

Sumber: Phonearena