pulsa-logo

Qualcomm Tak Pernah Halangi Samsung untuk Jual Chip ke Pihak Ketiga


dian iskandar

Jum'at, 31 Maret 2017 • 19:39

Qualcomm Tak Pernah Halangi Samsung untuk Jual Chip ke Pihak Ketiga


Logo Qualcomm, sumber: IstimewaLogo Qualcomm, sumber: Istimewa

Terkait dengan pemberitaan mengenai Qualcomm yang menghalangi Samsung penjualan chip Exynos ke pihak ketiga yang diunggah oleh PULSA pada  27 Merat lalu, yang dikutip dari Phonearena, Qualcomm secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah menghalangi Samsung untuk menjual chip ke pihak ketiga.

Menurut keterangan Qualcomm melalui email redaksi PULSA, tidak ada perjanjian yang mencegah Samsung untuk melakukan hal itu (menjual ke pihak ketiga=red). Berikut pernyataan resmi Qualcomm:  

 Qualcomm tidak pernah menghalangi Samsung untuk menjual chip ke pihak ketiga, dan tidak ada bagian dari perjanjian kami yang mencegah Samsung untuk melakukan hal itu. Setiap pernyataan yang menyatakan sebaliknya adalah tidak benar.”

Sebelumnya berita yang dilansir dari Phonearena menyatakan bahwa Qualcomm menyalahgunakan sebuah linsensi "standard-essensial part" untuk menghalangi Samsung dalam menjual prosesornya ke pihak ketiga selama 25 tahun. paktek ketidakadilan ini terungkap dalam resolusi Komisi Fair Trade pada kasus yang penyalahgunaan market power oleh Qualcomm.

Resolusi oleh komisi fair trade menyatakan "Samsung electronics telah dihalangi dari menjual chipset modem ke manufatur ponsel lain karena kesepakatan lisensi yang telah ditandatangani dengan Qualcomm."

Resolusi anyar ini hanyalah satu bagian dari sekian banyak teka-teki. Komisi Fair Trade telah memberlakukan denda kepada Qualcomm sebesar 873 juta usd setelah menyimpulkan bahwa pembuat chipset tersebut telah menggunakan posisi nya di pasar secara tidak adil di Korea Selatan. (*)