Atrk

Akibat Bootloop dan Borosnya Baterai Pada Nexus 6P, Google dan Huawei Digugat

  • PULSA
  • Friday, 21 April 2017 10:53
  • Published in News

Nexus 6PNexus 6P

Beberapa minggu lalu LG pernah menjadi sasaran tuntutan oleh konsumennya karena masalah dengan bootloops, pada perangkat LG G4, LG G5, LG V10, LG V20 dan Nexus 5X. Kini giliran Nexus 6P yang diproduksi oleh Huawei, juga mengalami nasib yang sama. Selain bootloop, tuntutan itu juga menyatakan bahwa banyak pengguna Nexus 6P harus mengalami baterai yang terlalu cepat habis.

Sasaran dari tuntutan tersebut adalah Huawei dan Google. Huawei dituntut terkait dengan masalah perangkat keras pada Nexus 6P, sementara tuntutan untuk Google terkait dengan perangkat lunak. Dalam tuntutan tersebut disebutkan bahwa masalah itu mulai muncul sebelum dan sesudah berakhirnya masa garansi. Disitu juga dicatat bahwa terkadang garansi tidak dihormati, dan mereka yang beruntung harus menunggu menunggu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk menerima unit pengganti. Dan model yang sebelumnya ini sering mengalami masalah yang sama dengan yang dimiliki unit yang diganti.

Tuntutan hukum tersebut menuntut status class action dan diajukan di pengadilan federal California Utara. Penggugat memanggil Huawei dan Google karena melanggar garansi, kecurangan, tidak fair, dan mengeluh bahwa berbagai undang-undang konsumen lokal dan nasional telah dilanggar.

Nilai kerugian belum ditentukan pada saat ini. Dalam gugatan tersebut, penggugat berpendapat bahwa bootlooping mengubah telepon menjadi ‘kertas tebal’ yang mahal. Ini juga mengklaim bahwa baik Huawei maupun Google telah membuat pernyataan publik yang mengakui masalah tersebut dan, keduanya tidak bertanggung jawab atas masalah tersebut. Tuntutan itu juga menuduh Huawei dan Google menolak memperbaiki ponsel yang rusak. (*)

Sumber: Phonearena

Rate this item
(0 votes)