pulsa-logo

TKDN Terpenuhi, Vivo Siap Bangun Pabrik Kedua dan Pusat R&D di Indonesia


Hairuddin

Rabu, 03 Mei 2017 • 14:02

Vivo, TKDN, Pabrik, Ponsel, Lokal,


Berdasarkan laporan International Data Corporation (IDC) untuk Mobile Phone Tracker Global pada Kuartal I 2017, Vivo Smartphone masuk dalam jajaran lima besar vendor smartphone terbesar diseluruh dunia untuk market share, distribusi global, serta pertumbuhan pasar tiap tahun (YOY). Ini tak lepas dari strategi pemasaran serta dukungan produk smartphone yang inovatif dari Vivo.

Untuk di tanah air sendiri, Vivo Mobile Indonesia berkomitmen untuk memenuhi regulasi persentasi Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30% sebagai prasyarat penjualan smartphone di Indonesia. Saat ini, Vivo sudah mengantongi 32% TKDN di kuartal I 2017, dan telah memiliki pabrik perakitan ponsel sendiri di tanah air, tepatnya di daerah Cikupa Tangerang.

“Puji syukur karena persentase komponen lokal dalam negeri kami telah berhasil memenuhi syarat pemerintah dan bahkan lebih. Pemenuhan kandungan lokal dalam negeri ini juga merupakan salah satu bukti bahwa PT Vivo Mobile Indonesia bersungguh-sungguh menjalankan bisnisnya di Indonesia”, ujar Peter Wang, Brand Director Vivo Mobile Indonesia dalam keterangan resminya.

Kedepannya, PT Vivo Mobile Indonesia juga berencana untuk membangun pabrik keduanya di Indonesia pada akhir tahun 2017 yang diharapkan dapat mendorong tercapainya target persentase komponen lokal hingga 40% di tahun depan.

Selain pembangunan pabrik, Vivo Smartphone juga berencana untuk membangun Pusat Pengembangan Riset (R&D) di Indonesia. Menyusul 7 pusat R&D yang tersebar di Beijing, Shenzhen, Hanzou, Nanjing, Chang'an China serta San Diego dan Sillicon Valley Amerika Serikat,  pembangunan Pusat R&D di Indonesia dipersiapkan untuk memenuhi pasar di Asia Tenggara serta menjadikan Indonesia sebagai salah satu kiblat untuk tren teknologi Smartphone Asia Tenggara.

PT Vivo Mobile Indonesia juga menargetkan cakupan produksi lokal dapat mencapai 1 juta smartphone pertahunnya. Penambahan pabrik lokal kedua di Indonesia diharapkan bukan hanya untuk dapat beroperasi memenuhi permintaan pasar smartphone Indonesia, namun juga menjadi kontribusi nyata PT Vivo Mobile Indonesia untuk mendukung peningkatan perekonomian Indonesia.  


“Sebagai  salah salah satu pasar smartphone terbesar di Asia Pasifik, Indonesia merupakan market penting bagi Vivo smartphone. Kami ingin terus mengembangkan diri menjadi smartphone terfavorit di Indonesia dan secara konsisten memberikan inovasi teknologi untuk kemajuan bersama” Tutup Peter.