pulsa-logo

Jadwal Rilis Samsung Galaxy Note 7R Tertunda, Inikah Penyebabnya ?


Nariswari

Selasa, 16 Mei 2017 • 09:19

Samsung Galaxy Note 7R


Samsung  Galaxy Note 7R (Refurbished)  yang  tak lain pembaruan dari  Galaxy Note 7 yang bermasalah,  awalnya  telah diperkirakan akan diluncurkan pada bulan Juni  2017 di Korea Selatan. Namun, ada kemungkinan kedatangannya tersebut  akan tertunda, dan jadwal peluncurannya akan dimundurkan. Ada apa gerangan?

Samsung Galaxy Note 7 versi aslinya diluncurkan pada bulan Agustus 2016. Awalnya, phablet ini memang mendapat sambutan positif dari para kritikus dan pengguna. Namun, beberapa bulan kemudian muncul insiden meledaknya perangkat tersebut. Hingga akhirnya Samsung terpaksa menarik besar-besaran (recall) dan menghentikan penjualan Galaxy Note 7 pada bulan Oktober 2016. Waktu itu, banyak pihak yang menuding bahwa komponen baterai yang cacat atau rusak adalah biang keladi dari meledaknya phablet kelas flagship itu.

Sejak saat itu, Samsung mengalami ‘guncangan’ yang  kuat dari masalah recall tersebut. Terlebih  Samsung  memiliki stok yang sangat besar mengingat jumlah unit Galaxy  Note 7 yang tertumpuk di gudangnya. Dan hal ini dikhawatirkan menjadikan perangkat dapat mempengaruhi lingkungan. Hingga akhirnya pada bulan maret lalu Samsung  memutuskan untuk meluncurkan edisi Refurbished (R) atau edisi pembaharuan dari Galaxy Note 7, yang rancananya akan diperkenalkan dengan nama  Galaxy Note 7R.

Beberapa waktu yang lalu  Samsung  Galaxy  Note 7R telah menerima sertifikasi Wi-Fi Alliance dan FCC. Smartphone  ini  juga telah mengantongi sertifikasi Bluetooth SIG.  Dengan dikantonginya sertifikasi ini,  Samsung Galaxy Note 7R diprediksi segera diluncurkan.

Namun, menurut sebuah pemberitaan media di Korea Selatan, sebelum Samsung mulai menjual Galaxy Note 7R di negara itu, Galaxy Note 7R harus diperiksa dan disertifikasi oleh dua lembaga resmi seperti Korean Agency for Technology and Standards dan National Radio Research Agency.

Di sinilah ada kemungkinan bahwa peluncuran Samsung Galaxy Note 7R akan tertunda karena Samsung belum mengajukan permohonan persetujuan dengan badan-badan Korea tersebut.

Menurut juru bicara Badan Riset Radio Nasional di Korea Selatan disebutkan bahwa jika Samsung memang berencana untuk merilis smartphone Galaxy Note 7 edisi Refurbished, pihak Badan Riset Radio Nasional di Korea Selatan berencana untuk memeriksa dan memverifikasi keamanan perangkat dengan menempatkan keamanan pengguna sebagai prioritas utama. 


Beralih ke spesifikasi yang akan dibawa. Galaxy Note 7R akan hadir dengan spesifikasi yang sama seperti  Galaxy Note 7. Namun, smartphone ini  akan berjalan dengan OS Android v7.0 Nougat, bukan Marshmallow seperti versi aslinya. Selain itu, baterai  di Galaxy Note 7R juga akan berkapasitas daya lebih rendah jika dibandingkan dengan versi aslinya. Galaxy Note 7R  memiliki baterai berkapasitas daya  sebesar 3.200mAh, bukan 3.500mAh seperti aslinya.  Di Korea Selatan, Galaxy Note 7R dikabarkan akan diluncurkan dengan harga 700.000 won (setara dengan USD$ 620 setara dengan Rp8,3 juta-an).

Sementara itu, Samsung diperkirakan akan meluncurkan Samsung Galaxy Note 8  pada bulan Agustus atau September 2017. Oleh karena itu, untuk memastikan penjualan dari phablet generasi terbarunya yakni Galaxy Note 8 tidak terganggu, Galaxy Note 7R akan dibanderol lebih murah. Samsung awalnya diperkirakan bakal merilis Galaxy Note 7R  setidaknya pada bulan Juni atau awal Juli. Bahkan, seperti pernah diulas sebelumnya, Galaxy Note 7R diperkirakan bakal dijual akhir bulan ini. Namun sayangnya, prediksi rilis ini meleset lantaran belum mengantongi izin sertifikasi sebagaimana dimaksud. Benarkah? (Naris/Ozi)

Sumber: GizmoChina