pulsa-logo

Acer Akan Tiru Amazon, Soal Apa ?


Nariswari

Senin, 22 Mei 2017 • 12:44

Acer


Mengomentari hasil keuangan kuartal pertama yang dirilis pada 17 Mei lalu, CEO Acer Jason Chen mengumban pernyataan mengejutkan bahwa perusahaan yang dipimpinnya tampaknya tidak menghasilkan banyak keuntungan di tahun belakangan ini.  Hal tersebut lantaran perusahaan telah menginvestasikan lebih dari 50% keuntungannya ke  pengembangan bisnis baru, dengan harapan dapat menemukan keuntungan di masa depan.

Seperti diketahui brand Acer yang selama ini lekat dengan produk PC dan laptop akan terus mendorong bisnis tersebut. Namun, kabarnya Acer akan membangun model bisnis baru dengan lebih banyak persifikasi.

Chen menyebutkan bahwa Acer memiliki pendapatan total sebesar sebesar NT $ 56,05 miliar (atau setara dengan  USD $ 1,86 miliar) untuk kuartal pertama. Angka pendapatan  ini turun 7,56% pada tahun ini. Adapun laba bersih Acer setelah pajak untuk kuartal tersebut memang menunjukkan sinyal yang positif yakni  NT $ 65 juta.

Pendapatan  kuartal pertama Acer sebagian besar disebut telah dialokasikan  ke pengembangan  bisnis produk IT, sementara sisanya ke bisnis lainnya. Namun, bisnis produk IT sendiri telah membukukan laba bersih yang cukup besar untuk kuartal pertama.

Dalam hal persifikasi bisnis, Chen mengambil contoh Amazon  yang  telah mengadopsi strategi tersebut untuk operasinya. Acer ingin mengikuti strategi bisnis  Amazon di mana akan fokus pada persifikasi bisnis di masa mendatang.

Chen menyebutkan bahwa  laptop gaming yang dirilis  oleh Acer  yang masuk ke  lini produk 2-in-1, dan  produk laptop  ultra-thin, sempat menjadikan  Acer sebagai  vendor laptop  terbesar keempat di seluruh dunia pada kuartal pertama 2016. Acer sekarang ingin memperluas sayap  bisnis baru seperti virtual reality (VR) dan mixed reality (MR), selain perangkat keras, Acer juga kabarnya mengembangkan perangkat lunak dan menciptakan ekosistem di dalamnya.

Untuk konten, Acer bekerja sama dengan IMAX dan berencana untuk menghasilkan lebih dari 10 film VR dalam beberapa tahun ke depan, sedangkan untuk gaming, Acer bermitra dengan Starbreeze untuk mengembangkan konten game VR dengan bantuan dari perusahaan film tersebut. 


Acer mencontohkan salah satu suksesnya bertransformasi bisnis di Brasil. Di mana saat ini perusahaan merupakan vendor terbesar di Brasil dalam hal pengiriman laptop premium. Sebanyak lebih dari 80% produk laptop premiuim yang dijual  di Brasil adalah merek Acer. Padahal tiga tahun yang lalu, tujuan Acer  invasi ke Brasil adalah untuk menyediakan produk dengan rasio harga dan spesifikasi yang tinggi. Sejurus dengan itu, saat ini Acer ingin meningkatkan nilai mereknya dan Brasil adalah contoh terbaik untuk transformasi sukses Acer. (Naris/Ozi)

Sumber: DigiTimes