pulsa-logo

Chat Bot LINE Bisa Gantikan Customer Service Konvensional


Arief Burhanuddin

Rabu, 24 Mei 2017 • 09:44

line messenger, chatbot, vira, bang joni, vira bca


 

Jika Anda membuka aplikasi LINE dan memfollow akun resmi Bank BCA,  Anda akan disambut dengan sapaan ramah dari VIRA. Jangan salah, VIRA bukanlah salah satu pegawai bank yang cukup populer di Indonesia tersebut. VIRA adalah fitur asisten virtual berupa chat bot yang dikembangkan oleh LINE dan BCA dan dimana konsumen bisa berinteraksi dan melakukan chatting dengannya.

 

Lain lagi dengan layanan teman virtual LINE bertajuk Bang Joni. Tak hanya bisa diajak chatting, Anda bahkan bisa membeli token listrik, tiket pesawat, atau menanyakan informasi cuaca dan tempat makan terdekat kepada Bang Joni. 

 

Bang Joni dan VIRA adalah contoh dari skeian banyak layanan virtual yang dikembangkan berdasarkan API chat biot milik LINE. Layanan chat bot saat ini sudah banyak dipakai oleh segmen bisnis guna menggantikan peran customer service konvensional. Dengan semakin ‘melek’nya konsumen terhadap teknologi, penetrasi internet yang sedemikian cepat, dan berubahnya model komunikasi dengan konsumen, mau tak mau pemilik brand juga harus terus berinovasi menggunakan berbagai tool digital yang tersedia.

 


“LINE memiliki layanan chat bot yang sudah digunakan di berbagai sektor bisnis yang sifatnya customer service heavy seperti perbankan, maskapai penerbangan, e-commerce, dimana mereka menginginkan transformasi dari sistem customer service konvensional ke digital,” Papar Ongki Kurniawan, Managing Director LINE Indonesia.

 

“Di layanan konsumen konvensional, 60 hingga 70% pertanyaan konsumen adalah hal-hal dasar yang dapat dihandle oleh chat bot. Jika menggunakan customer service konvensional, layanan per konsumen bisa memakan waktu 10-15 menit, dengan menggunakan chat bot bisa direduksi menjadi beberapa menit saja, tentunya ini meningkatkan efisiensi,” Lanjut Ongki.

 

“Chat bot juga sangat humanis, mereka bisa melayani secara personal, bisa menyediakan pertanyaan-pertanyaan untuk menggali informasi dari konsumen dan memberikan feedback yang yang dapat digunakan konsumen untuk mengambil keputusan.”Pungkasnya. (Arief Burhanuddin)