pulsa-logo

Tiga Vendor Asal China Ini Terus Pepet Samsung dan Apple


Fauzi

Senin, 29 Mei 2017 • 13:02

Gartner


Biro riset pasar, Gartner, baru-baru ini mengeluarkan laporan terkait dengan pengapalan smartphone global untuk Q1 2017.

Dalam laporannya disebutkan bahwa secara global pengapalan smartphone mengalami pertumbuhan tahunan sekitar 9,1%. Secara total di periode tersebut smartphone yang dikapalkan mencapai 380 juta unit.

Menurut Gartner ada pergeseran preferensi pembeli yang secara positif mempengaruhi sejumlah vendor asal China, di antaranya Huawei, Oppo, dan Vivo dalam strategi mereka mengembangkan fitur yang diingankan konsumen dengan harga terjangkau. Secara keseluruhan ketiga vendor tersebut berhasil mengukuhkan pangsa pasar 24% secara global, atau meningkat secara tahunan sekitar 7%.

Adapun sang pemimpin pasar masih diduduki oleh Samsung. Meski berhasil mempertahankan posisinya, di Q1 2017 penjualan smartphone Samsung disebut mengalami penurunan tahunan 3,1%. Di periode ini vendor asal Korea Selatan menjual sekitar 78,761 juta unit smartphone. Atau secara pangsa pasar Samsung meraih 20,7% atau mengalami penurunan dari tahun sebelumnya dengan panga pasar 23,3%.

Posisi kedua masih tetap ditempati Apple. Berdasarkan data Gartner, di Q1 2017 perusahaan asal Amerika Serikat ini menjual sekitar 51,992 juta unit iPhone. Dari sisi pangsa pasar, Apple juga mengalami penurunan menjadi 13,7% dari tahun sebelumnya yang 14,8%.

Huawei dengan penjualan smartphone mencapai 34,181 juta unit, meningkat 18,4% dari tahun sebelumnya dan masih membuntuti Apple di peringkat tiga. Secara pangsa pasar Huawei mengalami peningkatan menjadi 9% dari 8,3% di tahun sebelumnya.

Adapun Oppo dan Vivo, masing-masing menempati tempat keempat dan kelima. Dari data yang tersaji pengapalan, Oppo disebut mengalami peningkatakan pengapalan smartphone tahunan 94,6%, dengan jumlah pengapalan mencapai 30,992 juta unit di Q1 2017 dan meraih pangsa pasar 8,1%. Sementara Vivo, menjual hampir 26 juta unit smartphone dan meraih pangsa pasar 6,8%. Vivo disebut berhasail mencapai pertumbuhan volume pengapalan smartphone sebesar 84,6% di Q1 2017.


Sumber: Digitimes