pulsa-logo

Ini yang Bikin Smartphone 'Pendiri Android' Lebih Berkelas dari iPhone


Fauzi

Rabu, 31 Mei 2017 • 09:40

Smartphone Essential,Essential vs iPhone,Andy Rubin,Pendiri Android


Akhir Mei ini adalah hari yang bersejarah bagi  Andy Rubin dan perusahaan yang baru didirikannya, Essential. Pasalnya, Essential baru saja meluncurkan smartphone perdananya.

Menariknya, smartphone Essential  yang baru saja diluncurkan tidak hanya datang berbekal spesifikasi  mumpuni, namun juga memiliki keutamaan pada segi desain. Yup, smartphone Essential dikemas dengan desain premium berbalut bahan full logam  yang  dipermanis dengan bingkai  titanium, layar berbahan keramik, dan dilengkapi dengan perangkat yang mendukung sistem modular magnetik baru.

Jelas ini adalah hal-hal baru dalam inovasi desain  smartphone. Dan ini jelas bertolak belakang dengan  Apple yang terkesan masih takut-takut dengan pengembangan inovasi baru  (terutama desain) di  iPhone generasi terbarunya.

Seperti disampaikan oleh Jason Keats (kepala arsitektur produk di Essential) yang memberikan keterangan  pada pers di saat peluncuran smartphone peradan Essential tersebut.  Menurut Keats,  smartphone  yang dibanderol dengan harga 700 USD (setara dengan Rp9,4 juta-an) tersebut memang belum diumumkan tanggal rilis resminya untuk pasar internasional.

Keats menambahkan, bahwa  konsumen pasti akan menyukai  smartphone Essential, namun keberadaannya tidak untuk semua orang, atau diproduksi dengan jumlah yang tidak sebanyak iPhone. 

"Kami mengejar pengembangan teknologi dan metode penggarapan  smartphone  generasi terbaru di mana smartphone Essential tidak dirancang untuk  diproduksi hingga mencapai  50 juta perangkat seperti  Apple yang memproduksi iPhone secara massif,” ujar Keats.

Keats mengatakan bahwa sementara perusahaan seperti Apple seakan dipaksa untuk memilih bahan dan strategi  yang dapat memenuhi skala produksi hingga mencapai 50 juta unit. Keats menambahkan  bahwa smartphone Essential memiliki kemewahan dan keunikan tersendiri untuk menjadi smartphone yang berkelas. Sehingga tidak mengejar jumlah produksi  yang massif, namun  hanya menjual sekitar seperempatnya saja. Ini berarti bahwa Essential kemungkinan akan menggunakan teknologi yang mutakhir, dan menerapkan manufaktur dalam skala yang lebih rendah.


Selain itu, kabarnya casing smartphone esensial akan dibangun dari bahan titanium, bahan yang terkenal sangat kokoh, tahan lama namun memiliki tingkat kesulitan sangat tinggi dalam proses untuk pencetakan dan produksinya. Bahkan rumornya,  Essential hingga repot-repot mencari pabrik  pencetakan titanium. Hingga akhirnya mereka berhasil menemukan sebuah perusahaan kecil di Jerman yang mengkhususkan diri untuk membentuk cetakan atau plat berbahan Titanium.

Untuk ukuran perusahaan dan merek baru, Essential dinilai jauh lebih berani dan tim insinyur di Essential bahkan dengan bangga mengatakan bahwa Apple mencoba membangun desain iPhone generasi berikutnya dari bahan Titanium, tapi tidak bisa (atau belum berani).

Menurut Keats, smartphone Essential menjadi smartphone  yang eksklusif dan produk premium. Dan bukan menjadi produk komoditas seperti iPhone. (Naris/Ozi)

Sumber: PhoneArena