pulsa-logo

Merek Lenovo Moto akan 'Dikubur'?


dian iskandar

Senin, 05 Juni 2017 • 16:12

Merek ‘Lenovo Moto’ akan 'Dikubur'?


Merek Lenovo Moto tidak akan menjadi fokus utama Motorola Mobility pada masa mendatang. Setidaknya hal tersebut yang diungkap oleh  Chief Marketing Officer Motorola bernama  Jan Huckfeldt. Jan  pada hari Kamis (1/6)  di sela-sela  acara peluncuran Moto Z2 Play di depan  konsumen dan insan media,  mengungkapkan bahwa  proses pembangunan merek  atau brand yang kuat  dari sebuah produk itu sangat penting. Jan  menekankan pentingnya mendapatkan " titik  fundamental" yang benar dan tepat  dengan  menambahkan bagaimana merek Motorola masih sangat populer di Amerika Latin.

"Kami semua fokus dan sepenuhnya fokus – dengan merek  Motorola,"  kata Jan, yang menyiratkan bagaimana merek Lenovo Moto sebagian atau seluruhnya akan digantikan secara perlahan-lahan   oleh merek Motorola dalam waktu dekat.

Bahkan Motorola  belum lama ini meluncurkan  sebuah  video  yang berkaitan dengan perubahan strategi merek tersebut. Namun saat ini belum  jelas apakah Moto Z2 Play yang baru diumumkan tersebut   akan menandai dimulainya upaya promosi baru perusahaan tersebut,  karena unit prototipeperangkat tersebut hanya mengusung merek Moto yang populer  dengan desain unik mereka.

Apapun, acara peluncuran itu sendiri menampilkan banyak merek Motorola, yang menyiratkan bahwa perusahaan tersebut sekarang jauh lebih  siap untuk merangkul nama bersejarahnya yakni  Motorola.  Langkah ini dilakukan n Lenovo setelah Lenovo mengakuisisi Motorola pada akhir 2014 lalu.

Bahkan jika merek Lenovo Moto menjadi “sesuatu dari masa lalu” dan terpaksa harus terkubur dalam beberapa bulan mendatang, hal yang sama tidak akan berlaku untuk nama Lenovo dalam konteks pisi handsetnya.

Seperti diungkapkan oleh Chief Executive Officer Lenovo Group dan Chairman bernama Yang Yuanqing baru-baru ini yang  mengatakan bahwa perusahaan  teknologi yang berbasis di China itu  "tidak akan pernah" menghentikan merek ponsel Lenovo yang mendukung merek Motorola.

Perubahan  terbaru segera terjadi setelah Lenovo mengatakan bahwa unit manufaktur smartphonenya siap  aktif  kembali, dan Motorola optimis untuk  mendapatkan  keuntungan  dari penjualan perangkat  smartphone  Motorola, yang merupakan sesuatu yang tidak berhasil dicapai sejak Motorola Mobility bergabung dengan keluarga Grup Lenovo.


Terlepas dari Moto Z2 Play, Motorola diperkirakan akan meluncurkan setengah lusin smartphone generasi terbaru lainnya  yang mencakup beberapa di antaranya adalah  smartphone entrty level dan untuk kelas menengah.  Perihal titik harga yang terjangkau ini adalah salah satu strategi Motorola, terutama  pada akhir tahun ini dalam upaya untuk meningkatkan  penjualannya di pasar global. (Nariswari)

Sumber: AndroidHeadlines