pulsa-logo

Indosat Ooredoo: Krisis Qatar Tidak Pengaruhi Bisnis di Indonesia


Hairuddin

Selasa, 13 Juni 2017 • 18:04

Indosat, Ooredoo, Qatar, Krisis, Embargo,


(Foto: Hairuddin/PULSA)(Foto: Hairuddin/PULSA)

Beberapa pengamat memprediksi, imbas dari diembargonya Qatar oleh beberapa Negara Arab beberapa waktu lalu, secara tidak langsung akan mempengaruhi performa bisnis Indosat Ooredoo di Indonesia. Lantaran, mayoritas pemegang saham terbesar di Indosat dikuasai oleh perusahaan telekomunikasi nomor satu di Qatar, Ooredoo.

Rumor tersebut nyatanya ditepis oleh petinggi Indosat Ooredoo. Menurut Alexander Rusli, CEO Indosat Ooredo, krisis yang terjadi di Qatar baru-baru ini tidak berpengaruh pada roda bisnis Indosat Ooredo. “Gak ada, mereka kan hanya pemegang saham saja. Dan itu terjadinya di Timur Tengah, sedangkan kita di sini”, ujarnya.

Sebagai catatan, laporan keuangan Indosat Ooredoo untuk kuartal pertama 2017 mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 7.0% terhadap periode yang sama tahun sebelumnya. Dalam triwulan pertama 2017, pendapatan konsolidasi dibukukan sebesar Rp 7,3 triliun.

Hanya saja, Alex menambahkan bahwa Ooredoo tercata mulai mengurangi kucuran dana ke Indosat sebelum krisis Qatar pecah. “Perlu diketahui, saat ini Indosat sudah tidak pernah lagi diberi dana segar oleh Ooredoo. Jadi walaupun saat ini Qatar sedang kisruh, hal itu tidak berpengaruh kepada Indosat,” tegasnya, saat ditemui usai buka bersama media.(Udn)

LATEST TIPS-APPS

Scan Ragam Dokumen Dengan Mudah
Scan Ragam Dokumen Dengan Mudah

2018-05-22 20:01:44